Bakumpul Masyarakat Di Maluku Bermazmur 2026 Kapolda Maluku Perkuat Pesan Damai dan Semangat Polisi Bersama Masyarakat 

oleh -269 Dilihat

Ambon //Media Humas Polri

Momentum *Bakumpul Masyarakat* dalam kegiatan Maluku Bermazmur Ambon 2026 menjadi ruang mempererat persaudaraan, memperkuat kerukunan, dan meneguhkan komitmen menjaga perdamaian di Maluku. Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., hadir dalam kegiatan bertema *“One People – One Praise – One Hope”* yang berlangsung di Lapangan Mandala Remaja, Karang Panjang, Ambon, Kamis (22/10/2026) malam.

Kehadiran Kapolda Maluku dalam perjumpaan bersama masyarakat tersebut menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Semangat ini sejalan dengan pesan *“Polisi Bersama Masyarakat”*, yakni membangun kepercayaan, merawat kebersamaan, dan menjaga Maluku tetap aman serta damai.Di tengah keberagaman agama, budaya, dan tradisi yang menjadi kekayaan Maluku, kegiatan Maluku Bermazmur menghadirkan pesan bahwa perbedaan dapat dirawat dalam persaudaraan. Momentum berkumpul, beribadah, dan memuji Tuhan bersama menjadi kesempatan untuk memperkuat ikatan sosial sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai orang basudara yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Maluku.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan menegaskan bahwa perdamaian harus dibangun melalui kebersamaan, sikap saling menghormati, serta kesediaan seluruh pihak untuk menjaga persaudaraan di tengah perbedaan.

“Momentum Bakumpul Masyarakat seperti Maluku Bermazmur ini memiliki makna penting bagi kita semua. Kita dipertemukan dalam semangat persaudaraan, saling menghormati, dan harapan yang sama agar Maluku senantiasa hidup dalam kedamaian. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh masyarakat,” tegas Kapolda.

Menurutnya, nilai-nilai kearifan lokal seperti pela gandong harus terus dipelihara sebagai kekuatan sosial yang menyatukan masyarakat. Semangat tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dengan mengedepankan dialog, menyelesaikan persoalan secara bijaksana, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat merusak hubungan antarsesama.

“Polri ingin terus hadir sebagai bagian dari masyarakat, mendengarkan, melindungi, mengayomi, dan melayani. Mari kita jadikan semangat Polisi Bersama Masyarakat sebagai komitmen nyata untuk menjaga persaudaraan, menolak provokasi, dan merawat Maluku sebagai rumah bersama bagi semua,” tambahnya.

Semangat kebersamaan dalam Maluku Bermazmur juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon. Keduanya memandang kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat kehidupan spiritual, mempererat persaudaraan, dan memelihara kedamaian di tengah masyarakat.

Asisten III Pemerintah Provinsi Maluku, Dominggus Nicodemus Kaya, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Maluku, menyampaikan bahwa pemerintah provinsi mendukung pelaksanaan Maluku Bermazmur sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter masyarakat dan membangun kehidupan yang harmonis.

Ia menegaskan bahwa Maluku harus terus menjadi rumah yang hangat dan damai bagi seluruh masyarakat. Semangat orang basudara yang tercermin dalam nilai pela gandong perlu dijaga agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh perbedaan maupun provokasi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisutta, S.Sos., menyampaikan bahwa Maluku Bermazmur bukan sekadar kegiatan puji-pujian, melainkan juga ruang perjumpaan umat Kristen dari berbagai denominasi untuk memperkuat iman, membangun persaudaraan, dan menumbuhkan kebersamaan.

Atas nama Pemerintah Kota Ambon, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh elemen yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Maluku Bermazmur terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Ambon.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa momentum Bakumpul Masyarakat dalam Maluku Bermazmur sejalan dengan pentingnya membangun komunikasi, memperkuat kepercayaan, dan menjaga hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat.

“Perdamaian tidak cukup hanya disampaikan melalui seruan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Melalui momentum Bakumpul Masyarakat ini, kita diingatkan bahwa persaudaraan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama merupakan fondasi penting dalam menjaga Maluku tetap aman dan damai,” ujar Rositah.

Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta mengedepankan komunikasi dan dialog apabila menghadapi persoalan di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi atau informasi provokatif yang berpotensi mengganggu keharmonisan.“Semangat Polisi Bersama Masyarakat berarti membangun kemitraan yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat. Polda Maluku mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kedamaian, memperkuat ikatan orang basudara, serta menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis,” tambahnya.

Maluku Bermazmur Ambon 2026 mengusung tema *“One People – One Praise – One Hope”* dan menghadirkan pembicara dari sejumlah negara, yakni Rev. Dr. Paul Enenche dan Rev. Dr. (Mrs.) Becky Paul-Enenche dari Nigeria, Ps. Giovanni Berhitu dan Ps. Abraham Laisina dari Belanda, Prophet Victor Gutierrez dari Spanyol, Ps. Ezekiel Pius dari Nigeria, serta Ps. Soonseok Peter Oh dari Korea Selatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, unsur pemerintah daerah, perwakilan TNI, pimpinan DPRD Kota Ambon, pimpinan perguruan tinggi, Ketua Sinode dan majelis gereja-gereja di Kota Ambon, serta masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan tifa oleh Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, didampingi unsur Forkopimda dan disaksikan para undangan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Polda Maluku mengapresiasi dukungan panitia, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat yang turut menjaga situasi kamtibmas selama kegikatan berlangsung.

Melalui momentum Bakumpul Masyarakat ini, Polda Maluku berharap semangat Maluku Bermazmur tidak berhenti pada kegiatan ibadah, tetapi terus diwujudkan dalam tindakan nyata: saling menghormati, mempererat persaudaraan, menolak provokasi, dan menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.