Jalan Humanis TNI di Perbatasan Papua Anggota TPNPB Serahkan Senjata Rakitan

oleh -228 Dilihat

Media Humas Polri // Papua

Pendekatan humanis yang dilakukan personel TNI di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini kembali membuahkan hasil. Seorang anggota kelompok TPNPB-OPM Papua Selatan dilaporkan menyerahkan satu pucuk senjata rakitan laras panjang dan satu lembar bendera Bintang Kejora kepada personel TNI di Pos Perbatasan, Minggu (12/7/2026).

Berdasarkan keterangan resmi Koops TNI Habema, pria tersebut bernama Yujin Butiop, yang disebut merupakan anggota TPNPB-OPM Papua Selatan pimpinan Marius Murib dan saat ini menetap di Kampung Kuem, wilayah Papua Nugini.

Penyerahan dilakukan setelah adanya komunikasi dan pendekatan persuasif yang dibangun personel TNI. Setibanya di pos, Yujin disambut personel Satgas dan menjalani proses penyerahan dalam suasana yang disebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Dalam rilis tersebut dijelaskan, Yujin mengaku ingin menjalani kehidupan yang lebih baik bersama keluarganya. Ia memiliki empat orang anak dan berharap anak keduanya dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih layak.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah perbatasan, Koops TNI Habema juga memberikan bantuan sosial berupa beras, mi instan, perlengkapan sekolah, serta kebutuhan pokok lainnya kepada keluarga Yujin. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil komunikasi yang dilakukan secara konsisten dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami berharap langkah seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi saudara-saudara kita yang masih berada di luar untuk kembali menatap masa depan bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. TNI akan terus hadir melalui dialog, pembinaan teritorial, dan berbagai upaya membantu masyarakat mengatasi kesulitan yang dihadapi. Kami meyakini bahwa perdamaian yang dibangun melalui kepercayaan dan kepedulian akan melahirkan harapan bagi generasi yang akan datang,” ujar Wirya.

Menurut Koops TNI Habema, kehadiran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya difokuskan pada pengamanan wilayah, tetapi juga melalui pembinaan teritorial, pendekatan kepada masyarakat, serta bantuan sosial guna mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Sumber Koops TNI Habema. ( FNS ).


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.