Kebakaran di Passo Ambon Warung Nasi Padang, Kios Sembako hingga Ruangan Polsek Baguala Terdampak

oleh -100 Dilihat

Ambon //Media Humas Polri.

Kebakaran terjadi di Jalan Wolter Monginsidi, Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 01.03 WIT. Peristiwa tersebut menghanguskan dua warung nasi Padang dan satu kios sembako, serta berdampak pada gudang logistik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku dan sejumlah ruangan di Polsek Baguala.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, tiga tempat usaha yang terdampak masing-masing merupakan warung nasi Padang milik Mustafa Ardi, warung nasi Padang Sari Minang milik Ampi Leleulya, serta Kios Sembako Haikel milik Yusran Heldin.

Sementara itu, pada bangunan SPN Polda Maluku, kebakaran berdampak pada bagian atap gudang logistik. Adapun di Polsek Baguala, bagian atap dan plafon ruang lalu lintas, ruang Provos, serta ruang Unit Binmas turut mengalami kebakaran.

Api Membesar pada Dini Hari

Salah seorang saksi, Ida Wasahua (29), yang saat itu sedang menjalankan piket malam di warung nasi Padang milik Mustafa Ardi, menerangkan bahwa dirinya sempat berada di lantai dua untuk memanaskan kuah hingga sekitar pukul 00.00 WIT.

Setelah itu, ia kembali ke meja kasir dan duduk bersama rekannya, Susi Buton, sambil menunggu pelanggan.

Tidak lama kemudian, keduanya mendengar teriakan seorang pengemudi ojek di sekitar pertigaan Polsek Baguala yang memberitahukan adanya kebakaran.

Mendengar teriakan tersebut, Ida langsung menuju kamar untuk membangunkan rekan-rekannya yang sedang tidur. Mereka kemudian bergegas keluar untuk menyelamatkan diri.

Saksi lainnya, Ampi Leleulya (29), pemilik warung nasi Padang Sari Minang, mengaku terbangun setelah mendengar teriakan Endi Kesaulia yang memberitahukan adanya kebakaran.

Saat melihat ke arah sumber api, ia mendapati kobaran api mulai membesar dari dapur warung nasi Padang milik Mustafa Ardi.

Ampi bersama Endi Kesaulia dan Sami Lesnusa sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, karena kobaran api semakin membesar dan mulai menjalar ke warung miliknya, mereka akhirnya menyelamatkan diri ke jalan di depan lokasi kejadian.

Sementara itu, Yusran Heldin, pemilik Kios Sembako Haikel, mengatakan dirinya terbangun setelah mendengar teriakan warga bahwa warung nasi Padang yang berdekatan dengan kiosnya terbakar.

Ia kemudian membangunkan istri dan anaknya untuk keluar dari bangunan demi menyelamatkan diri. Saat berada di luar, Yusran melihat api telah membakar warung nasi Padang Sari Minang.

Empat Mobil Damkar dan Water Cannon Dikerahkan

Upaya pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan Water Cannon.

Kendaraan pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 01.15 WIT. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 03.00 WIT, ketika api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet lebih luas ke bangunan lainnya.

Kapolsek Baguala IPTU Esterlina Titiheru, A.Md., bersama Wakapolsek Baguala AIPTU E. Risakotta, S.Sos., tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 02.00 WIT.

Pihak kepolisian kemudian membantu proses pemadaman, mengambil keterangan para saksi, mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi, serta membuat laporan kejadian.

Kerugian Ditaksir Rp700 Juta

Akibat peristiwa tersebut, dua warung nasi Padang dan satu kios sembako dilaporkan terbakar habis. Sementara itu, gudang logistik SPN Polda Maluku serta sejumlah ruangan di Polsek Baguala mengalami kerusakan akibat kebakaran pada bagian atap dan plafon.

Berdasarkan laporan awal, tidak terdapat korban personel atau anggota yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp700 juta.

Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Informasi yang beredar di lokasi menyebutkan bahwa api diduga berasal dari lantai dua warung nasi Padang milik Mustafa Ardi, yang diketahui memiliki beberapa kompor untuk kegiatan memasak.

Dugaan tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena kebakaran tidak hanya menghanguskan tempat usaha warga, tetapi juga berdampak pada sejumlah fasilitas kepolisian di kawasan Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.