Koops TNI Habema Ungkap 5.000 Batang Ganja di Yahukimo Tegaskan Komitmen Selamatkan Generasi Muda Papua

oleh -224 Dilihat

Media Humas Polri // Papua

Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi masa depan generasi muda Papua. Melalui Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, aparat berhasil mengungkap sekitar 5.000 batang tanaman ganja yang ditemukan di dua lokasi berbeda di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Senin (13/07/2026).

Keberhasilan tersebut merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan informasi yang dilakukan secara bertahap. Dengan menghadapi medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, serta akses yang sulit dijangkau, personel Satgas melaksanakan patroli, pengintaian, dan penguasaan wilayah hingga berhasil menemukan lokasi yang diduga menjadi area penanaman ganja.

Dari hasil operasi, sekitar 3.000 batang tanaman ganja ditemukan di Kampung Kima Kompleks, sementara sekitar 2.000 batang tanaman ganja ditemukan di Kampung Air Garam. Selain tanaman ganja, petugas juga mengamankan satu busur dan 26 anak panah yang berada di sekitar lokasi penemuan.

Seluruh barang bukti telah didata, didokumentasikan, dan diamankan sesuai prosedur yang berlaku. Proses penanganan dilakukan secara profesional, terukur, serta mengedepankan ketentuan hukum yang berlaku.

Koops TNI Habema menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang ganja tersebut. Penanganan kasus dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya nyata untuk melindungi masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

> “Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.

Menurutnya, keberhasilan operasi tersebut bukan semata-mata sebagai bentuk penegakan hukum, tetapi juga merupakan langkah preventif untuk menyelamatkan masa depan Papua dari ancaman narkotika yang dapat merusak kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi penerus bangsa.

Koops TNI Habema menegaskan akan terus meningkatkan patroli keamanan, memperkuat pengawasan wilayah, serta membangun sinergi dengan aparat penegak hukum dan masyarakat dalam mencegah peredaran narkotika di wilayah Papua. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman sehingga generasi muda Papua dapat tumbuh, belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa Indonesia.( FNS)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.