Minggu Kasih Kapolda Maluku Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Jangan Mudah Terprovokasi Informasi Yang Belum Teruji

oleh -296 Dilihat

Ambon //Media Humas Polri

Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian, memperkuat persaudaraan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum teruji kebenarannya. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Efrata Pandan Kasturi, Klasis Pulau Ambon Timur, Minggu (25/10/2026).

Kapolda menegaskan, perbedaan pandangan dan persoalan yang muncul di tengah masyarakat harus disikapi dengan kepala dingin, komunikasi terbuka, serta semangat saling menghormati. Persoalan yang semestinya dapat diselesaikan melalui dialog berpotensi berkembang menjadi konflik apabila direspons dengan emosi, kesalahpahaman, atau informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.15–09.25 WIT tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat pesan persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial. Pendekatan ini sejalan dengan upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis dan dialogis.

“Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi persoalan besar hanya karena kita tidak mampu mengendalikan emosi dan tidak mau saling memahami. Mari kita mengedepankan dialog, persaudaraan, toleransi, dan penyelesaian masalah secara damai,” pesan Kapolda dalam sambutannya. Kapolda Maluku mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan kedamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, generasi muda, dan warga memiliki peran penting dalam mencegah perselisihan serta memelihara keharmonisan sosial.

Menurutnya, konflik dapat menimbulkan dampak luas, bukan hanya bagi pihak yang terlibat langsung, tetapi juga bagi kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Waktu, tenaga, dan sumber daya yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan serta mendukung pembangunan dapat tersita untuk memulihkan keadaan akibat konflik.

Karena itu, Kapolda mengajak masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan ketika menerima informasi yang berpotensi memicu perselisihan. Informasi perlu diperiksa kebenarannya sebelum dipercaya atau disebarluaskan, sementara setiap perbedaan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan dialog yang sehat.

Ia juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam menghadapi persoalan. Sikap tenang, keterbukaan untuk mendengarkan, dan kesediaan memahami sudut pandang orang lain menjadi modal penting untuk mencegah kesalahpahaman berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolda berharap masyarakat Maluku terus merawat nilai persaudaraan dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan dalam kehidupan bersama. Perbedaan latar belakang, pandangan, maupun kepentingan tidak seharusnya menjadi alasan untuk merusak hubungan antar sesama.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa Polri terus berupaya hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga untuk mendengarkan aspirasi serta membantu mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga.

Ia menilai berbagai tantangan sosial, termasuk persoalan ketersediaan air dan kondisi cuaca panas yang dirasakan masyarakat, perlu disikapi dengan bijaksana dan melalui kerja sama. Penyelesaian persoalan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar langkah yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Mari kita bergandengan tangan, saling membantu, dan terus berdoa agar setiap tantangan dapat kita hadapi dengan baik,” ujar Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilandasi ketulusan, kepedulian, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga mencakup perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang profesional serta humanis.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat *Polisi Bersama Masyarakat*, yakni membangun kepercayaan dan kemitraan agar upaya menjaga keamanan dapat dilakukan secara bersama-sama. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun informasi mengenai persoalan di lingkungannya melalui saluran yang tepat.

Dalam suasana ibadah yang penuh keakraban, Kapolda menyampaikan rasa syukur karena dapat beribadah dan bertemu langsung dengan jemaat GPM Efrata Pandan Kasturi. Ia mengapresiasi semangat pelayanan jemaat yang menurutnya menjadi teladan tentang pentingnya pengabdian dan kepedulian terhadap sesama.

“Di sini beta melihat sesuatu yang luar biasa. Banyak orang yang dengan sukacita berlomba-lomba untuk melayani Tuhan. Ini merupakan berkat yang luar biasa dan patut kita syukuri bersama,” ungkap Kapolda.

Ia mengajak jemaat untuk mewujudkan nilai-nilai kasih dalam tindakan sehari-hari, antara lain dengan membantu orang yang membutuhkan, menghargai perbedaan, menjaga persaudaraan, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kapolda juga menyampaikan kesan positifnya terhadap talenta dan semangat kebersamaan masyarakat Maluku. Ia berharap nilai-nilai positif tersebut terus dikembangkan untuk memperkuat hubungan sosial dan mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.

Bagi Kapolda, semangat kasih dan persaudaraan perlu hadir dalam kehidupan keluarga, lingkungan gereja, maupun pergaulan sosial. Nilai-nilai tersebut juga relevan dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik, termasuk ketika Polri membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol Rositah UmasugiS.I.K., menegaskan bahwa komunikasi yang baik dan partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, dialog, dan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami mengajak warga untuk menjaga persaudaraan, tidak mudah terprovokasi, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan mengedepankan komunikasi dan cara-cara damai,” ujar Rositah.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak menerima dan menyebarkan informasi, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau memperkeruh hubungan sosial. Apabila menemukan informasi yang meragukan, masyarakat diharapkan memeriksa kebenarannya melalui sumber yang dapat dipercaya dan tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Kabidhumas juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman serta memperkuat kepercayaan antarelemen warga.

Kegiatan Minggu Kasih di Gereja GPM Efrata Pandan Kasturi dihadiri Kapolda Maluku beserta istri, Ny. Novi Saragih Nainggolan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku beserta istri, Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Maluku, Kepala Sekretariat Umum Polda Maluku, Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Polda Maluku, sejumlah personel Polda Maluku, serta Pendeta Jemaat GPM Pandan Kasturi, Pendeta J. Paais, S.Th., bersama para pendeta, majelis, diaken, perangkat gereja, dan jemaat.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Melalui Minggu Kasih, Polda Maluku terus mendorong penguatan komunikasi dengan masyarakat, kemitraan bersama tokoh agama, serta kepedulian kolektif dalam menjaga keamanan dan kedamaian.

Semangat Minggu Kasih diharapkan tidak berhenti pada kegiatan ibadah, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, kepedulian, pengendalian diri, dan penolakan terhadap provokasi yang dapat merusak persaudaraan.

Dengan mengedepankan dialog dan semangat *Polisi Bersama Masyarakat*, Polda Maluku mengajak seluruh warga untuk terus merawat toleransi, menjaga persatuan, dan bersama-sama mewujudkan Maluku yang aman, damai, dan sejahtera.

OngenLenao


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.