Operasi Antik Salawaku 2026 Mulai Digelar Polda Maluku Libatkan TNI BNN dan Bea Cukai Perangi Jaringan Narkoba

oleh -143 Dilihat

Media Humas Polri//Ambon

POLDA MALUKU – Polda Maluku resmi menggelar Operasi Antik Salawaku 2026 sebagai langkah strategis memperkuat perang terhadap peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Maluku. Operasi terpadu yang melibatkan unsur TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung agenda nasional pemberantasan narkoba guna melindungi generasi muda serta menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Dimulainya operasi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Kombes Pol. Indra Gunawan, S.I.K., M.H., selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Operasi Antik Salawaku 2026, di Lapangan Apel Ditresnarkoba Polda Maluku, Rabu (5/8/2026).

Apel diikuti para Kasubdit Ditresnarkoba Polda Maluku, para Kepala Satuan Tugas (Kasatgas), serta seluruh personel yang tergabung dalam Operasi Antik Salawaku 2026 berdasarkan Surat Perintah Kapolda Maluku. Untuk meningkatkan efektivitas operasi, Polda Maluku menggandeng personel Polisi Militer TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut, BNN Provinsi Maluku, serta Bea Cukai Provinsi Maluku dalam pelaksanaan operasi terpadu tersebut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Kombes Pol. Indra Gunawan, S.I.K., M.H., mengatakan, Operasi Antik Salawaku 2026 merupakan langkah nyata Polda Maluku dalam mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda.

“Operasi ini merupakan bentuk komitmen Polda Maluku untuk memberantas peredaran gelap narkotika secara komprehensif melalui sinergi lintas instansi. Seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional, terukur, sesuai standar operasional prosedur, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap tindakan di lapangan,” tegas Kombes Pol. Indra Gunawan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kualitas penegakan hukum yang profesional, akuntabel, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dalam arahannya kepada seluruh personel, Kaopsda juga menginstruksikan agar seluruh perwira melaksanakan pengawasan melekat terhadap anggota selama operasi berlangsung untuk memastikan setiap tindakan berjalan sesuai prosedur dan menghindari potensi pelanggaran.

“Saya meminta seluruh perwira mendampingi anggotanya selama operasi. Setiap informasi yang diperoleh harus segera ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, namun tetap santun, humanis, dan tidak menimbulkan tindakan yang bertentangan dengan aturan,” ujarnya.

Operasi Antik Salawaku 2026 dilaksanakan melalui kolaborasi lintas instansi guna meningkatkan efektivitas pencegahan, pengungkapan, dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika, termasuk mengantisipasi jalur penyelundupan melalui wilayah perairan yang menjadi karakteristik Provinsi Maluku sebagai daerah kepulauan.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan bahwa perang terhadap narkoba merupakan agenda nasional yang membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa, tidak hanya aparat penegak hukum.

“Narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang mengancam masa depan generasi muda dan ketahanan bangsa. Karena itu, Operasi Antik Salawaku 2026 menjadi bukti nyata komitmen Polda Maluku bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan humanis,” ujar Kombes Pol. Rositah Umasugi.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendukung keberhasilan operasi dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.

“Keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan partisipasi masyarakat. Kami mengajak seluruh warga Maluku untuk bersama-sama menjadi pelindung keluarga dan generasi muda dengan berani melaporkan setiap aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci utama menciptakan Maluku yang aman dan bebas dari narkoba,” tambahnya.

Melalui Operasi Antik Salawaku 2026, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pemberantasan jaringan narkotika secara terukur dan berkelanjutan. Dengan dukungan TNI, BNN, Bea Cukai, serta partisipasi aktif masyarakat, operasi ini diharapkan mampu menekan peredaran gelap narkoba, menyelamatkan generasi muda, serta memperkokoh keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Maluku sebagai bagian dari upaya nasional mewujudkan Indonesia yang tangguh dan bebas dari ancaman narkotika.

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.