PELNI Ambon Layani Lebih dari 100 Kunjungan Kapal Setiap Bulan Perkuat Layanan Digital

oleh -71 Dilihat

Media Humas Polri // Maluku

Ambon Media Humas Polri– PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Ambon terus memperkuat pelayanan transportasi laut di wilayah Maluku dengan melayani lebih dari 100 kunjungan kapal setiap bulan.

Selain meningkatkan operasional kapal penumpang dan kapal perintis, perusahaan juga mendorong transformasi digital melalui layanan pembelian tiket dan pengiriman barang secara daring.

Hal tersebut disampaikan Kepala PT PELNI Cabang Ambon saat menggelar silaturahmi bersama insan pers di Ambon.

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran media sebagai mitra strategis perusahaan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kami berharap silaturahmi ini terus terjaga sehingga komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan rekan-rekan media dapat berjalan baik demi pelayanan kepada masyarakat Maluku,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PELNI Cabang Ambon merupakan cabang kelas I yang membawahi empat wilayah operasional, yakni Ambon, Banda, Saumlaki, dan Geser.

Di Pelabuhan Ambon sendiri, terdapat sekitar 12 kapal PELNI yang beroperasi dengan frekuensi rata-rata 40 hingga 45 kunjungan setiap bulan. Sementara itu, Pelabuhan Saumlaki melayani sekitar 10–15 kunjungan kapal per bulan, Banda 15–20 kunjungan, dan Geser sekitar 10 kunjungan.

“Jika dijumlahkan, seluruh wilayah kerja kami melayani lebih dari 100 kunjungan kapal setiap bulan,” jelasnya.

Menurutnya, Ambon menjadi salah satu cabang dengan armada paling lengkap karena melayani kapal tipe 500, 1.000, 2.000, hingga 3.000 GT yang menghubungkan berbagai wilayah di Maluku maupun kawasan timur Indonesia.

Selain kapal penumpang reguler, PELNI juga mengoperasikan kapal perintis yang menjangkau daerah-daerah terpencil. Tahun ini terdapat empat kapal perintis yang melayani wilayah Maluku, yakni Sabuk Nusantara 106, Sabuk Nusantara 105, Sabuk Nusantara 80, dan Sabuk Nusantara 71.

Ia mengatakan Sabuk Nusantara 80 sempat menjalani perbaikan di Sorong, namun kini telah kembali beroperasi sehingga seluruh layanan kapal perintis kembali berjalan normal.

Terkait aspirasi masyarakat mengenai penambahan rute maupun pelabuhan singgah, ia menegaskan bahwa PELNI hanya menjalankan penugasan dari pemerintah.

“Apabila ada usulan penambahan rute atau pelabuhan singgah, pemerintah daerah dapat mengusulkannya kepada Kementerian Perhubungan. Kami sebagai operator akan menjalankan penugasan yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, PELNI terus mengembangkan layanan digital melalui aplikasi PELNI Mobile yang memudahkan masyarakat membeli tiket kapal. Selain itu, pembelian tiket juga dapat dilakukan melalui berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan PELNI, seperti BCA, Mandiri, BNI, BRI, Indomaret, Alfamidi, dan mitra resmi lainnya.

Di sektor logistik, PELNI juga menerapkan sistem digital melalui aplikasi MyCargo. Dengan aplikasi tersebut, seluruh proses pemesanan dan pengiriman barang dilakukan secara online tanpa lagi menggunakan sistem manual.

“Seluruh layanan kargo kini menggunakan aplikasi My cargo sehingga proses pengiriman menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat maupun pengguna jasa,” tutupnya.(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.