Pimpin Langsung Pra Hanmars Bersenjata Dankodaeral IX Tekankan Ketahanan Fisik dan Keteladanan Pimpinan

oleh -95 Dilihat

Media Humas Polri //Ambon Maluku

TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (6/9/2026). Medan menanjak, jalur berliku, hingga kawasan hutan menjadi bagian dari tantangan yang harus ditaklukkan jajaran pimpinan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX. Dengan perlengkapan bersenjata, mereka bergerak dalam satu formasi mengikuti rute latihan yang menguji stamina, mental, disiplin, dan kekompakan.

Kegiatan tersebut merupakan Pra Hanmars (Ketahanan Mars) Bersenjata yang digelar Kodaeral IX di lingkungan Markas Komando (Mako) Kodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Minggu (6/9/2026).

Latihan dipimpin langsung Komandan Kodaeral (Dankodaeral) IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., dan diikuti Inspektur Kodaeral IX, para Pejabat Utama (PJU), Kepala Satuan Kerja (Kasatker), serta para Perwira Menengah (Pamen) berpangkat Kolonel di lingkungan Kodaeral IX.

Pra Hanmars Bersenjata tersebut menjadi bagian dari pembinaan kesiapan fisik sekaligus pengujian awal sebelum pelaksanaan Hanmars yang sesungguhnya. Setiap peserta dituntut mampu mempertahankan stamina, konsistensi langkah, kedisiplinan, serta soliditas tim selama menempuh seluruh rute dengan membawa perlengkapan bersenjata.

Tidak sekadar mengukur kemampuan fisik, latihan ini juga menjadi momentum bagi jajaran pimpinan untuk membangun kekompakan sekaligus menunjukkan leadership by example atau kepemimpinan melalui keteladanan.

Mengawali perjalanan dari titik start di depan Lobby Mako Kodaeral IX, rombongan bergerak menuju Pos 1, melintasi jembatan di samping Kantor Dinas Kesehatan (Diskes), kemudian menyusuri jalur di samping sungai.

Rute selanjutnya membawa peserta melewati kawasan perumahan PHL dan kawasan hutan di samping lapangan tembak sebelum keluar melalui portal lapangan tembak. Tantangan semakin terasa ketika rombongan memasuki jalur menanjak menuju kawasan RT 4.

Dari kawasan tersebut, peserta melanjutkan perjalanan menembus hutan di belakang RT 3 menuju arah kediaman Dankodaeral IX. Rombongan kemudian melintasi depan rumah Bama Denma, menuruni tangga di belakang Pos 2, bergerak menuju kawasan depan Mako Pomal, melewati gerbang samping dan lapangan voli Sathantai, hingga akhirnya seluruh peserta berhasil mencapai garis finis di Lapangan Apel Mako Kodaeral IX.

Dankodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menegaskan, Pra Hanmars Bersenjata bukan sekadar aktivitas olahraga atau rutinitas pembinaan fisik, melainkan bagian dari upaya memelihara kesiapan prajurit dalam menghadapi tuntutan tugas.

“Sebagai prajurit Matra Laut, kebugaran fisik dan kemampuan menggunakan perlengkapan tempur merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Pra Hanmars Bersenjata ini dirancang untuk memastikan para pimpinan di lingkungan Kodaeral IX memiliki ketahanan fisik yang prima dan mental pantang menyerah dalam menghadapi berbagai situasi.”

Menurutnya, kesiapan fisik harus dibangun secara konsisten karena menjadi salah satu modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut, khususnya dalam menghadapi dinamika tugas di wilayah kerja Kodaeral IX.

Lebih dari itu, kehadiran langsung para pimpinan dalam latihan tersebut menjadi pesan penting bagi seluruh personel. Seorang pemimpin, kata Dankodaeral IX, tidak cukup hanya memberikan instruksi, tetapi juga harus mampu menunjukkan keteladanan melalui tindakan nyata.

“Seorang pimpinan tidak hanya memberi perintah, tetapi harus hadir di garis depan dan memberikan contoh nyata. Jika jajaran pimpinan memiliki semangat dan kondisi fisik yang tangguh, maka nilai disiplin dan etos kerja tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh prajurit di bawahnya.”

Semangat tersebut tercermin dari keterlibatan para PJU, Kasatker, dan Pamen Kodaeral IX yang bersama-sama menyelesaikan seluruh rute latihan. Kebersamaan dalam satu formasi menjadi gambaran pentingnya koordinasi, kekompakan, dan jiwa korsa dalam menjalankan tugas organisasi.

Melalui Pra Hanmars Bersenjata, Kodaeral IX terus mendorong terbangunnya budaya pembinaan fisik dan mental yang dilakukan secara berkesinambungan, baik pada tingkat pimpinan maupun seluruh personel.

Dankodaeral IX berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda latihan, tetapi menjadi pemicu bagi seluruh prajurit untuk menjaga kebugaran, meningkatkan disiplin, memperkuat solidaritas, dan senantiasa memelihara kesiapsiagaan dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas.

Dengan fisik yang prima, mental yang tangguh, serta soliditas antarsatuan kerja yang semakin kuat, Kodaeral IX berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan dalam melaksanakan tugas pokok TNI Angkatan Laut secara profesional, responsif, dan adaptif, demi mendukung pertahanan serta keamanan wilayah laut Negara Kesatuan Republik Indonesia. (@Dispen Kodaeral IX)

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.