Polda Maluku Gelar Rakor Antisipasi Abu Vulkanik Kondisi Ambon Masih Aman

oleh -83 Dilihat

Ambon //Media Humas Polri

Polda Maluku mengambil langkah antisipatif menyikapi dinamika aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Mapolda Maluku, Selasa (8/9/2026).

Rapat tersebut digelar untuk menyatukan informasi, membaca perkembangan aktivitas vulkanik, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan lintas sektor terhadap kemungkinan dampak abu vulkanik yang dapat memengaruhi wilayah Maluku.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Sadali Ie, mengatakan langkah koordinasi yang diinisiasi Polda Maluku penting dilakukan sejak dini, terutama untuk memastikan setiap informasi yang diterima pemerintah berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Hari ini Polda Maluku telah melakukan langkah antisipatif dengan mengundang rapat koordinasi terkait dengan antisipasi penanganan dampak abu vulkanik akibat meletusnya Gunung Anak Krakatau,” kata Sadali.

Menurutnya, dalam rapat tersebut masing-masing instansi menyampaikan paparan sesuai tugas dan kewenangan. Seluruh informasi kemudian dikonsolidasikan dengan mengacu pada pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Hasil koordinasi menunjukkan hingga saat ini belum terdapat indikasi wilayah Maluku terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, kita di Maluku belum terkena dampak abu vulkanik. Jadi sebagai informasi kepada masyarakat, kita masih dalam kondisi aman,” ujarnya.

Sadali menegaskan, kondisi tersebut bukan berarti pemerintah mengabaikan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Sebaliknya, koordinasi dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan agar setiap perubahan situasi dapat segera direspons.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar yang beredar melalui media sosial maupun pesan berantai.

Masyarakat diminta menjadikan informasi dari lembaga resmi sebagai rujukan utama sehingga tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, akibat meletusnya Gunung Anak Krakatau itu tidak bertambah. Kondisi kita masih aman,” jelas Sadali.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan dengan mencermati perkembangan berdasarkan data dan informasi resmi. Apabila terjadi perubahan kondisi, pemerintah bersama aparat dan instansi terkait telah memiliki dasar koordinasi untuk mengambil langkah penanganan.

Sadali juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Maluku yang telah menginisiasi pertemuan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda yang telah menginisiasi pertemuan ini sebagai informasi yang benar kepada masyarakat,” pungkasnya.

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.