Polda Maluku Perkuat Sispam Kota Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kontinjensi

oleh -123 Dilihat

Media Humas Polri//Ambon

POLDA MALUKU —  Kepolisian Daerah Maluku memperkuat kesiapan sistem pengamanan kota (Sispam Kota) sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi situasi kontinjensi yang dapat berkembang di wilayah hukum Polda Maluku.

Penguatan kesiapsiagaan tersebut dibahas dalam rapat Sispam kota dalam rangka penanganan situasi kontinjensi yang dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., di Ruang Command Center Polda Maluku, Senin (14/9/2026).

Rapat dihadiri para pejabat utama Polda Maluku, antara lain seluruh Kepala Biro, Direktur, Kepala Bidang, Dansat Brimob, Kapolresta Ambon, Kasetum, dan Karumkit Polda Maluku. Kapolda didampingi Irwasda Polda Maluku Kombes Pol I Made Sunarta dan Karoops Polda Maluku Kombes Pol Monang.M.Z.Simanjuntak, S.I.K., M.M.

Kapolda Maluku mengatakan, kesiapsiagaan Sispam Kota merupakan bagian dari langkah preventif Polri untuk memastikan setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini, terlebih di tengah dinamika sosial-ekonomi yang berkembang di masyarakat.

*“Kita tidak menginginkan terjadinya situasi darurat atau kontinjensi. Namun, ketika Polri dibutuhkan, kita harus sudah siap. Karena itu, kesiapan tidak boleh dibangun ketika situasi sudah terjadi, tetapi harus dipersiapkan sejak sekarang melalui koordinasi, komunikasi, dan kesiapan personel yang baik,”* kata Dadang.

Menurutnya, dinamika kenaikan harga sejumlah kebutuhan masyarakat, termasuk dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), perlu menjadi perhatian bersama. Kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap aktivitas dan psikologis masyarakat apabila tidak dikelola dengan baik.

Kapolda menekankan, kepolisian harus mampu membaca setiap perkembangan secara komprehensif dan mengambil langkah pencegahan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.

Dadang juga menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi kontinjensi tidak semata-mata mengandalkan kecepatan respons atau kekuatan penindakan. Menurutnya, kekuatan utama Polri harus dibangun melalui langkah preemtif, komunikasi dengan masyarakat, serta kemampuan membaca potensi kerawanan.

*“Kekuatan kita bukan hanya pada respons cepat, tetapi juga pada kekuatan preemtif. Kita harus hadir lebih awal, memahami masalah, membangun komunikasi, dan mencegah agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik atau gangguan keamanan,”* tegasnya.

*”Tujuan kita adalah menjaga masyarakat tetap aman dan aktivitas masyarakat tetap berjalan. Karena itu, setiap langkah harus terukur, profesional, humanis, dan mengedepankan pencegahan. Jangan sampai kehadiran kita justru menimbulkan kekhawatiran. Kehadiran Polri harus memberikan rasa aman,”* tutur Dadang.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan, rapat tersebut merupakan bentuk kesiapan internal Polri dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

*”Rapat ini merupakan langkah kesiapsiagaan. Polri tidak menunggu sampai terjadi gangguan Kamtibmas, tetapi melakukan pemetaan dan mitigasi terhadap setiap potensi kerawanan sejak dini. Prinsipnya adalah mencegah, mengelola, dan menyelesaikan setiap persoalan secara proporsional,”* kata Rositah.

(Ongenleano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.