Polisi Peduli Pendidikan Jadi Irup di SMA Negeri 1 Ambon Wakapolda Maluku Dorong Pelajar Berprestasi dan Jauhi Narkoba

oleh -47 Dilihat

Ambon //Media Humas Polri

Komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan diwujudkan Polda Maluku melalui program Polisi Peduli Pendidikan, sebagai salah satu penjabaran Program 100 Hari Kerja Kapolri yang dilaksanakan setiap hari Senin. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.Si. menjadi Inspektur Upacara (Irup) di SMA Negeri 1 Ambon, Senin (19/10/2026), sekaligus mengajak para pelajar untuk disiplin, meningkatkan prestasi, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi narkoba dan berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.

Upacara yang berlangsung pukul 07.00 WIT di halaman SMA Negeri 1 Ambon itu diikuti kepala sekolah, seluruh dewan guru, dan siswa-siswi. Wakapolda Maluku turut didampingi Karo SDM Polda Maluku, Dirbinmas Polda Maluku, serta Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku.

Kehadiran pimpinan Polda Maluku di lingkungan sekolah menjadi wujud pendekatan edukatif dan humanis Polri dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat kesadaran hukum, serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Polisi Peduli Pendidikan, Implementasi Program 100 Hari Kerja Kapolri

Program Polisi Peduli Pendidikan menjadi salah satu bentuk penjabaran Program 100 Hari Kerja Kapolri yang dilaksanakan setiap hari Senin melalui keterlibatan personel Polri dalam kegiatan pendidikan di sekolah. Program ini menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum, tetapi juga mencakup dukungan terhadap pembinaan karakter, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan perlindungan generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.

Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, dewan guru, dan para siswa atas pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung tertib dan lancar.

“Atas nama pimpinan Polda Maluku, saya menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, seluruh dewan guru, dan adik-adik siswa. Kehadiran kami merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan. Kami berharap dukungan dan kerja sama seluruh pihak terus diperkuat untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Maluku,” ujar Arif Budiman.

Menurutnya, kemajuan pendidikan membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah dan aparat negara. Dengan kolaborasi yang kuat, para pelajar diharapkan memperoleh ruang yang aman untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Wakapolda: Disiplin dan Hormati Guru untuk Meraih Kesuksesan

Di hadapan para siswa SMA Negeri 1 Ambon, Wakapolda menegaskan bahwa generasi muda merupakan harapan orang tua, daerah, dan bangsa. Karena itu, para pelajar harus memanfaatkan masa pendidikan dengan sebaik-baiknya melalui kedisiplinan, kerja keras, dan semangat belajar.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati guru dan orang tua sebagai bagian dari pembentukan karakter dan keberhasilan seseorang.

“Anak-anakku sekalian adalah generasi penerus bangsa. Masa depan Maluku juga berada di tangan kalian. Karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh, disiplin dalam kehidupan sehari-hari, dan hormati orang tua serta guru. Keberhasilan tidak datang secara tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang, perjuangan, dan kemauan untuk terus belajar,” tegasnya.

Wakapolda turut membagikan pesan dari perjalanan kariernya di institusi Polri bahwa pencapaian dan tanggung jawab yang diemban merupakan hasil dari perjuangan, kedisiplinan, dan ketekunan yang dibangun sejak dini.

Ia berharap para siswa menjadikan nasihat guru dan orang tua sebagai pedoman agar tidak salah dalam mengambil keputusan serta mampu membangun masa depan yang lebih baik.

Dorong Pelajar Maluku Berprestasi dan Bersaing di Tingkat Nasional

Selain menanamkan nilai kedisiplinan, Wakapolda Maluku mendorong para siswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik.

Melihat berbagai piala penghargaan di lingkungan sekolah, ia mengapresiasi capaian yang telah diraih dan mengajak para pelajar untuk mempertahankan serta meningkatkan prestasi tersebut melalui kompetisi yang sehat.

“Saya melihat banyak piala penghargaan di sekolah ini. Itu merupakan bukti bahwa siswa-siswi SMA Negeri 1 Ambon memiliki potensi yang membanggakan. Pertahankan prestasi tersebut, terus belajar, dan jangan cepat puas. Saya berharap dari sekolah ini lahir generasi muda Maluku yang kelak mampu menjadi pemimpin daerah maupun nasional,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa pelajar Maluku harus memiliki kepercayaan diri, daya juang, dan semangat untuk bersaing dengan generasi muda dari daerah lain

Menurutnya, prestasi yang diraih di bangku sekolah merupakan modal penting untuk membuka kesempatan pendidikan dan karier yang lebih luas pada masa mendatang.

Buka Peluang bagi Pelajar yang Bercita-cita Menjadi Anggota Polri dan TNI

Dalam amanatnya, Wakapolda Maluku juga mendorong siswa yang bercita-cita menjadi anggota Polri, prajurit TNI, maupun mengikuti pendidikan kedinasan seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) agar mulai mempersiapkan diri sejak dini.

Persiapan tersebut meliputi kemampuan akademik, kesehatan, kebugaran jasmani, kedisiplinan, dan pembentukan karakter sesuai persyaratan yang berlaku.

“Apabila ada di antara kalian yang ingin menjadi anggota Polri, anggota TNI, atau mengikuti pendidikan kedinasan, persiapkan diri mulai sekarang. Belajar dengan baik, jaga kesehatan, latih kebugaran jasmani, dan bangun disiplin. Silakan berkomunikasi dengan kami untuk mendapatkan informasi mengenai persyaratan dan tahapan seleksi,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi dorongan agar para pelajar memiliki tujuan yang jelas dan mempersiapkan masa depan melalui langkah-langkah nyata, bukan sekadar membangun cita-cita tanpa usaha.

Tegas, Wakapolda Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba dan Perundungan

Wakapolda Maluku juga memberikan perhatian khusus terhadap berbagai perilaku yang berpotensi merusak masa depan generasi muda, terutama penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, perkelahian antarpelajar, dan kebiasaan merokok.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter, kemampuan menghargai orang lain, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan sampai masa depan kalian rusak karena perbuatan yang merugikan diri sendiri. Jangan membully teman, jangan terlibat perkelahian, jauhi narkoba, dan tinggalkan kebiasaan yang dapat merusak kesehatan serta pendidikan. Jadilah pelajar yang disiplin, berprestasi, dan membanggakan orang tua serta sekolah,” pesan Arif Budiman.

Ia mengajak para siswa membangun pergaulan yang sehat, saling mendukung dalam belajar, serta berani menolak ajakan yang dapat membawa mereka pada perilaku negatif.

Upaya pencegahan tersebut, menurutnya, membutuhkan peran bersama antara sekolah, keluarga, kepolisian, dan masyarakat agar para pelajar dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan mereka.

Kabidhumas: Polisi Hadir untuk Membentuk Generasi Muda yang Unggul

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa program Polisi Peduli Pendidikan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pembangunan sumber daya manusia sekaligus penjabaran Program 100 Hari Kerja Kapolri yang dilaksanakan setiap hari Senin.

Melalui kegiatan tersebut, personel Polri hadir langsung di sekolah untuk memberikan motivasi, menyampaikan pesan kamtibmas, membangun kesadaran hukum, dan mendorong para pelajar agar fokus pada pendidikan serta pengembangan potensi diri.

“Polisi Peduli Pendidikan merupakan wujud kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pada pembinaan generasi muda. Kami ingin para pelajar memiliki karakter yang kuat, disiplin, berprestasi, menghormati guru dan orang tua, serta mampu menjauhi narkoba, perundungan, dan berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan mereka,” ujar Rositah.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan membangun generasi muda yang berkualitas membutuhkan komitmen dan kerja sama berkelanjutan antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Polda Maluku, lanjutnya, mendorong agar sekolah menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung setiap siswa untuk belajar serta mengembangkan kemampuan sesuai minat dan potensinya.

“Kami mengajak seluruh pelajar di Maluku untuk memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya. Teruslah belajar, raih prestasi, jaga pergaulan, dan jadilah generasi yang membawa kebanggaan bagi keluarga, daerah, serta bangsa. Inilah semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam mendukung masa depan generasi muda,” tambahnya.

Polisi Bersama Masyarakat, Dukung Masa Depan Generasi Muda

 

Pelaksanaan program Polisi Peduli Pendidikan di SMA Negeri 1 Ambon menjadi bagian dari upaya Polda Maluku memperkuat kemitraan dengan dunia pendidikan melalui pendekatan yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada pencegahan.

 

Melalui kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Senin tersebut, Polri mendorong penanaman nilai kedisiplinan, penghormatan terhadap guru dan orang tua, semangat berprestasi, serta kesadaran untuk menjauhi narkoba dan perilaku negatif lainnya.

 

Polda Maluku berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, memiliki daya saing, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun Indonesia.

OngenLeano


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.