Semangat Sumpah Pemuda Bukan Hanya Seremonial Kadivhumas Polri Tekankan Kolaborasi Bangun Lingkungan Aman dan Kondusif

oleh -238 Dilihat

Media Humas Polri  // Jakarta

Pada peringatan Hari Sumpah  Pemuda 28 Oktober 2026, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, tokoh pemuda dan komunitas, memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Semangat persatuan yang menjadi jiwa Sumpah Pemuda dinilai tetap relevan untuk diwujudkan dalam kepedulian dan tanggung jawab bersama menciptakan ruang publik yang aman, tertib dan nyaman bagi seluruh warga

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/10/2026), Johnny menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban tidak dapat dijalankan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan dukungan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, komunitas, dan dunia usaha. Sinergi erat antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci agar kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan lancar dan kondusif.

“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang pentingnya persatuan di tengah keberagaman menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat agar tetap aman, tertib dan nyaman bagi semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Johnny menegaskan bahwa Polri senantiasa menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat sesuai peraturan perundang‑undangan. Namun setiap warga juga diharapkan menjalankan hak dan tanggung jawabnya dengan mengutamakan keselamatan, ketertiban umum, serta kepentingan masyarakat luas.

Perbedaan pandangan adalah bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi secara dewasa melalui dialog dan komunikasi yang baik, bukan dengan sikap saling memusuhi.

Ia mengingatkan agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, terutama di media sosial. Bijak menerima dan menyebarkan informasi adalah salah satu bentuk peran aktif warga menjaga suasana kondusif, serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas atau kekerasan.

“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi secara dewasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengedepankan komunikasi, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi,” tambahnya.

Menurut Johnny, momentum Sumpah Pemuda seharusnya tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi diterjemahkan ke tindakan nyata sehari‑hari ,mulai dari menjaga ketertiban di lingkungan sekitar, menghargai sesama, hingga membangun kepedulian sosial.

Polri berkomitmen terus menghadirkan pelayanan yang humanis, profesionaldan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, profesionaldan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama‑

sama menjaga kamtibmas, memperkuat persatuan, serta menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warga,” tutup Johnny.

( Asali Lase )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.