Sempat Hilang Kontak di Perairan Pulau Suanggi Nelayan 63 Tahun Asal Banda Neira Ditemukan Selamat

oleh -121 Dilihat

Maluku //Media Humas Polri

Sempat hilang kontak saat pergi memancing menggunakan longboat, Hasanudin La Hasa (63), seorang nelayan asal Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh pihak keluarga di sekitar perairan Pulau Run, Minggu (25/10/2026) malam.

Informasi hilangnya korban diterima Pos SAR Banda pada Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 09.05 WIT, dari Mahridin. Dalam laporannya, korban diketahui berangkat memancing pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 04.30 WIT di sekitar perairan Pulau Suanggi. Namun, hingga laporan diterima, korban belum kembali ke rumah.

Keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan upaya pencarian secara mandiri, tetapi belum menemukan keberadaan korban. Mereka kemudian meminta bantuan kepada tim SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 09.20 WIT, Tim SAR Gabungan bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian. Jarak pencarian diperkirakan mencapai 15,18 mil laut dengan arah 310 derajat atau barat laut dari Pos SAR Banda.Upaya pencarian berlangsung hingga malam hari. Kabar baik akhirnya diterima Tim SAR Gabungan sekitar pukul 19.50 WIT, setelah korban dilaporkan berhasil ditemukan oleh keluarganya pada pukul 19.46 WIT.

Korban ditemukan dalam keadaan selamat di sekitar perairan Pulau Run, dengan jarak sekitar 9,89 mil laut dari lokasi kejadian awal. Setelah ditemukan, korban dievakuasi menuju Desa Selamon, Pulau Banda, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kabut Asap Membuat Korban Kehilangan Arah

Berdasarkan keterangan korban, dirinya sempat berupaya kembali menuju Banda. Namun, kondisi kabut asap membuatnya kehilangan arah hingga akhirnya tiba di sekitar perairan Pulau Run.

Keberadaan korban kemudian diketahui oleh salah satu anggota keluarga yang melakukan pencarian. Korban pun berhasil ditemukan dan dibawa kembali ke Pulau Banda dalam keadaan selamat.

Operasi pencarian dan pertolongan ini melibatkan sejumlah unsur, yakni Pos SAR Banda, Pos TNI Angkatan Laut Banda, Polairud Banda, serta masyarakat setempat.

Adapun sarana yang digunakan dalam operasi tersebut meliputi RIB milik Pos SAR Banda dan longboat milik masyarakat.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan, dengan angin bertiup dari tenggara hingga barat laut berkecepatan sekitar 8 knot dan tinggi gelombang mencapai 0,5 meter.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing, disertai ucapan terima kasih atas dukungan dan kerja sama selama proses pencarian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum melaut, serta membawa alat komunikasi dan perlengkapan keselamatan untuk mengantisipasi keadaan darurat.

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.