Temu Veteran di HUT ke- 81 RI Kapolda Maluku Perjuangan Pahlawan Harus Diteruskan dengan Pengabdian

oleh -79 Dilihat

Media Humas Polri//Ambon

*POLDA MALUKU* – Pertemuan bersama para veteran, warakawuri dan purnawirawan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi ruang refleksi bagi generasi penerus untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan dan pengorbanan yang tidak ternilai. Dari generasi yang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, nilai perjuangan itu kini harus diteruskan melalui pengabdian nyata kepada bangsa dan negara.

Pesan tersebut mengemuka dalam *Temu Kangen dan Silaturahmi bersama Veteran, Warakawuri dan Purnawirawan Provinsi Maluku* yang dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si., di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Senin (17/8/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, para pejuang kemerdekaan, warakawuri, purnawirawan, serta sejumlah tokoh masyarakat. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum memperkuat hubungan lintas generasi dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Danlanud Pattimura Ambon, Sekda Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Danrem 151/Binaiya, Wadankodaeral IX Ambon, Karo SDM Polda Maluku, perwakilan Ketua Pengadilan Tinggi Maluku, Ketua TP PKK Provinsi Maluku beserta Wakil Ketua, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ketua TP PKK Kota Ambon, Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia Provinsi Maluku, serta para veteran, warakawuri dan purnawirawan.

Bagi Kapolda Maluku, bertemu dengan para veteran dan purnawirawan bukan sekadar agenda silaturahmi. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk menyerap semangat perjuangan sekaligus mengingatkan generasi saat ini bahwa kemerdekaan memiliki konsekuensi berupa tanggung jawab untuk menjaga dan mengisinya.

> *“Kita tidak boleh melupakan bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu. Bertemu dengan para veteran mengingatkan kita bahwa perjuangan tersebut harus diteruskan. Bentuk perjuangan kita hari ini adalah pengabdian, bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga persatuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,”* ujar Kapolda Maluku.

Menurutnya, perjuangan generasi terdahulu memang berlangsung dalam situasi yang berbeda. Para pahlawan mempertaruhkan jiwa dan raga untuk merebut serta mempertahankan kemerdekaan, sedangkan generasi saat ini memiliki tugas untuk memastikan hasil perjuangan tersebut tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat.

> *“Bagi Polri, meneruskan perjuangan para pahlawan berarti menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalitas, menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik, menegakkan hukum secara adil serta membangun kepercayaan masyarakat. Itulah bentuk pengabdian yang dapat kita berikan kepada bangsa di era kemerdekaan,”* tegasnya.

Kapolda menilai, salah satu bentuk penghormatan terhadap para pejuang adalah menjaga persatuan bangsa. Indonesia dibangun di atas keberagaman sehingga setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk merawat toleransi dan mencegah perbedaan berubah menjadi sumber perpecahan.

Dalam konteks Maluku, semangat tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan nilai-nilai kearifan lokal *Pela Gandong*, yang mengajarkan persaudaraan, kebersamaan dan saling menjaga di tengah keberagaman.

Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan nilai tersebut sebagai kekuatan sosial dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Maluku.

> *“Persatuan adalah salah satu warisan terbesar yang harus kita jaga. Maluku memiliki nilai Pela Gandong yang mengajarkan kita tentang persaudaraan dan saling menjaga. Nilai-nilai seperti inilah yang harus terus kita hidupkan agar keberagaman menjadi kekuatan untuk membangun daerah dan memperkokoh Indonesia,”* katanya.

Menurut Kapolda, keamanan dan persatuan tidak dapat dibangun oleh satu institusi. Diperlukan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, generasi muda, serta seluruh komponen masyarakat.

> *“Keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama. Ketika masyarakat saling menghormati, saling menjaga dan mampu menyelesaikan persoalan dengan cara yang damai, maka kita sedang meneruskan perjuangan para pendahulu sekaligus mengisi kemerdekaan,”* tuturnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi mengatakan, pertemuan bersama veteran, warakawuri dan purnawirawan memiliki nilai penting karena menjadi jembatan yang menghubungkan pengalaman generasi terdahulu dengan semangat pengabdian generasi saat ini.

Menurutnya, perjuangan para pendahulu tidak boleh berhenti sebagai cerita sejarah, tetapi harus menjadi sumber inspirasi dalam membangun karakter dan etos pengabdian personel Polri.

> *“Silaturahmi ini bukan sekadar temu kangen. Ini adalah ruang untuk mempertemukan pengalaman dan nilai perjuangan generasi terdahulu dengan semangat pengabdian generasi saat ini. Para veteran dan purnawirawan merupakan bagian dari sejarah panjang pengabdian bangsa yang patut dihormati sekaligus dijadikan teladan,”* kata Rositah.

Ia menambahkan, momentum HUT ke-81 RI menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali semangat kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, veteran, purnawirawan dan seluruh masyarakat.

> *“Semangat kemerdekaan harus terlihat dalam tindakan nyata. Bagi personel Polri, itu diwujudkan dengan disiplin, integritas, profesionalitas, pelayanan yang humanis serta komitmen menjaga keamanan masyarakat. Dengan cara itu, nilai pengorbanan para pahlawan terus hidup dalam pengabdian generasi sekarang,”* ujarnya.

Rositah juga menegaskan bahwa Polda Maluku terus mendorong penguatan sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

> *“Polda Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan persatuan sebagai kekuatan. Nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal seperti Pela Gandong merupakan modal sosial yang sangat penting untuk menjaga kedamaian Maluku sekaligus memperkuat persatuan Indonesia,”* jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M. menekankan bahwa silaturahmi bersama veteran, warakawuri dan purnawirawan merupakan momentum penting untuk memperkuat jati diri dan kesadaran kebangsaan.

Menurut Gubernur, kehadiran para pejuang di tengah masyarakat menjadi pengingat bagi generasi penerus bahwa kemerdekaan Indonesia dibangun melalui pengorbanan yang besar.

> *“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah buah dari pengorbanan jiwa dan raga para pendahulu kita,”* ujar Gubernur.

Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga perdamaian dan memperkokoh persatuan dengan menjadikan kearifan lokal Pela Gandong sebagai salah satu kekuatan sosial masyarakat Maluku.

Pesan tersebut mempertegas bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan pada masa kini bukan lagi dilakukan melalui medan perang, melainkan melalui kemampuan seluruh elemen bangsa menjaga persatuan, keamanan, toleransi dan kehidupan masyarakat yang damai.

Pertemuan tersebut menjadi simbol kesinambungan pengabdian lintas generasi. Para veteran membawa pengalaman sejarah perjuangan, para purnawirawan mewariskan pengalaman pengabdian, sementara generasi yang masih aktif memiliki tanggung jawab meneruskan nilai tersebut dalam konteks tantangan bangsa masa kini.

Bagi jajaran Polda Maluku, warisan perjuangan tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat kepercayaan publik.

Kapolda Maluku menegaskan bahwa penghormatan terbaik kepada para pahlawan bukan hanya dengan mengenang jasa mereka, tetapi memastikan bahwa nilai-nilai perjuangan tersebut tetap hidup dalam setiap bentuk pengabdian.

> *“Kita tidak cukup hanya mengingat perjuangan para pahlawan. Kita harus meneruskannya. Mereka telah memberikan yang terbaik untuk Indonesia pada zamannya, dan tugas kita sekarang adalah memberikan yang terbaik melalui pengabdian kita. Mari jaga persatuan, rawat kedamaian dan terus bekerja untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,”* pungkas Kapolda.

Kegiatan ditutup dalam suasana penuh keakraban. Silaturahmi tersebut sekaligus meneguhkan pesan dari Maluku pada momentum 81 tahun Indonesia merdeka: *perjuangan para pahlawan tidak berhenti ketika kemerdekaan diraih, tetapi terus hidup melalui pengabdian generasi penerus dalam menjaga persatuan, kedamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.*

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.