Tiga Petugas Pemerintah Jadi Korban Penembakan di Jayawijaya Koops TNI Habema Kejar Pelaku dan Perkuat Perlindungan Masyarakat

oleh -52 Dilihat

Media Humas Polri//Jayawijaya

Papua Pegunungan – Tiga petugas pemerintah menjadi korban penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, saat tengah menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Peristiwa tersebut mendapat perhatian serius dari Komando Operasi TNI (Koops TNI) Habema.

Penembakan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas negara tersebut dinilai tidak hanya menyasar individu korban, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan publik dan rasa aman masyarakat di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti kejadian itu, Koops TNI Habema bersama aparat keamanan terkait langsung melakukan langkah-langkah pengamanan wilayah, pendalaman terhadap kronologi kejadian, serta pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses penegakan hukum sekaligus mencegah terjadinya aksi kekerasan susulan.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa ketiga petugas pemerintah tersebut.

«“Kami prihatin atas kejadian yang menimpa tiga petugas pemerintah. Mereka hadir untuk melayani masyarakat dan seharusnya dapat menjalankan tugas dengan aman. Kami akan terus berkoordinasi untuk mengungkap kejadian ini, mengejar para pelaku, dan menjaga masyarakat tetap terlindungi,” ujar M. Wirya.»

Menurutnya, upaya pengamanan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat sipil. Setiap tindakan di lapangan, kata dia, dilaksanakan secara selektif, terukur dan profesional serta berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

Koops TNI Habema juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diminta bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif.

Peristiwa penembakan tersebut kembali menjadi perhatian karena keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pelayanan pemerintah dapat berjalan hingga ke masyarakat.

Koops TNI Habema menegaskan bahwa keamanan bukan sekadar tujuan akhir, melainkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan secara normal. Petugas pemerintah harus dapat bekerja, guru mengajar, tenaga kesehatan memberikan pelayanan, dan masyarakat menjalankan aktivitas tanpa dihantui rasa takut.

“Keamanan adalah ruang agar petugas dapat melayani, guru dapat mengajar, tenaga kesehatan dapat bekerja, masyarakat dapat beraktivitas, dan anak-anak Papua tetap dapat mengejar masa depannya,” demikian penegasan Koops TNI Habema.

Koops TNI Habema mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan tidak memberikan ruang bagi aksi kekerasan yang dapat merugikan masyarakat luas. (FNS)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.