Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana Brimob Polda Maluku Gelar Latihan SAR untuk Perkuat Respons Kemanusiaan

oleh -38 Dilihat

Ambon Media Humas Polri//POLDA MALUKU

Satuan Brimob Polda Maluku terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat dan bencana. Melalui Batalyon A Pelopor, latihan kemampuan Search and Rescue (SAR) digelar di lingkungan Mako Satuan Brimob Polda Maluku, Rabu (26/8/2026).

Latihan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel secara berkelanjutan untuk memastikan jajaran Brimob memiliki kompetensi teknis, kesiapan fisik, serta kemampuan koordinasi yang optimal dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, khususnya pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban dalam situasi darurat.

Seluruh personel jajaran Batalyon A Pelopor mengikuti rangkaian kegiatan dengan materi yang memadukan pembekalan teori dan praktik lapangan. Materi latihan meliputi teknik dasar SAR, prosedur pencarian dan pertolongan, teknik evakuasi korban, hingga penguatan koordinasi dan kerja sama antarpersonel dalam sebuah tim penyelamatan.

Setiap tahapan latihan dilaksanakan secara terencana dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kedisiplinan, profesionalisme, dan ketepatan prosedur. Penguasaan kemampuan tersebut dinilai penting mengingat personel Brimob tidak hanya disiapkan menghadapi berbagai gangguan keamanan, tetapi juga dituntut mampu hadir secara cepat dan profesional ketika masyarakat membutuhkan pertolongan dalam situasi kemanusiaan.Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku, Kompol Ahmad Hi. Saleh, menegaskan latihan SAR merupakan bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kemampuan operasional personel agar selalu siap digerakkan ketika terjadi keadaan darurat.

“Latihan ini bertujuan untuk memastikan setiap personel Brimob memiliki kemampuan dan kesiapan yang optimal dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan, khususnya pada saat terjadi bencana maupun situasi darurat yang membutuhkan tindakan pencarian dan pertolongan secara cepat dan tepat,” ujar Kompol Ahmad.

Menurutnya, kemampuan SAR harus terus diasah melalui latihan yang berkelanjutan. Dengan kesiapan sumber daya manusia yang terlatih, setiap personel diharapkan mampu memahami tugas, bertindak sesuai prosedur, serta bekerja secara terpadu dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Tedy Purnanto, S.I.K., menekankan bahwa kesiapan menghadapi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab institusi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi personel harus terus dilakukan agar kemampuan yang dimiliki benar-benar siap diterapkan di lapangan.

“Maluku memiliki karakteristik wilayah yang membutuhkan kesiapan dan kemampuan respons yang baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat. Personel harus selalu siap, terlatih, dan mampu bertindak cepat, tepat, serta terukur. Latihan SAR ini merupakan investasi kemampuan agar ketika negara dan masyarakat membutuhkan, Brimob hadir dengan kesiapan terbaik,” tegas Dansat Brimob Polda Maluku.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tidak sekadar menjadikan latihan sebagai kegiatan rutin, melainkan sebagai sarana untuk membangun profesionalisme, memperkuat kemampuan individu maupun tim, serta meningkatkan kesiapan operasional satuan dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Di sisi lain, Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan bahwa penguatan kemampuan SAR merupakan wujud komitmen Polda Maluku dalam mendukung kesiapsiagaan nasional di bidang penanggulangan bencana dan pelayanan kemanusiaan.

“Polri, termasuk Satuan Brimob, memiliki peran strategis untuk hadir di tengah masyarakat pada saat-saat yang membutuhkan respons cepat. Karena itu, kemampuan personel harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Kesiapsiagaan yang dibangun melalui latihan seperti ini diharapkan semakin memperkuat kemampuan Polda Maluku dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat,” ujar Rositah.

Kabidhumas menambahkan, latihan yang dilaksanakan secara konsisten juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan personel Polri yang profesional dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi, termasuk ancaman bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Melalui latihan SAR tersebut, Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku diharapkan semakin siap menghadirkan respons cepat dalam operasi kemanusiaan, baik secara mandiri maupun melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan terkait.

Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas dan kesiapan personel, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi kekuatan kemanusiaan yang siap bergerak ketika masyarakat menghadapi situasi darurat dan membutuhkan pertolongan.

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.