Wakapolda Maluku HUT ke- 81 RI Momentum Meneguhkan Persatuan dan Pengabdian untuk Indonesia

oleh -92 Dilihat

Media Humas Polri//Ambon

POLDA MALUKU – Semangat kemerdekaan dan persatuan kembali diteguhkan dalam Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Senin (17/8/2026) petang.

Upacara yang berlangsung mulai pukul 18.00 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Tri Winarto. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Letkol Inf Riyas Januar Priambodo, S.Sos., Komandan Secata Rindam XV/Pattimura.

Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., turut menghadiri upacara bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, di antaranya Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Lalu Lintas, Kabid Propam, Kabid Hukum, dan Kabid Dokkes Polda Maluku.

Kehadiran jajaran Polda Maluku dalam momentum tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan nasional.

Upacara juga dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath bersama unsur Forkopimda Maluku, pimpinan lembaga dan instansi pemerintah maupun swasta, pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon, anggota DPRD, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Dalam keterangannya, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman mengatakan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan meneruskan cita-cita para pendiri bangsa melalui kerja nyata.

“Kemerdekaan adalah hasil perjuangan yang harus kita jaga dan kita isi dengan pengabdian. Tugas kita hari ini adalah memastikan persatuan tetap kokoh, keamanan terpelihara, dan seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman serta nyaman,” ujar Wakapolda Maluku.

Menurutnya, Maluku memiliki posisi penting dalam menjaga persatuan Indonesia karena karakter masyarakatnya yang majemuk dan memiliki kekayaan budaya serta sejarah perjuangan yang kuat.

“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia. Karena itu, sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat,” tegasnya.

Wakapolda menambahkan, semangat kemerdekaan juga harus diterjemahkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum yang profesional, serta upaya menciptakan rasa aman sebagai bagian dari kontribusi Polri terhadap pembangunan nasional.

“Polri akan terus hadir memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam pengabdian yang tulus, profesional, humanis dan bertanggung jawab,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bagi seluruh komponen bangsa untuk merawat persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.

“Kemerdekaan bukanlah garis akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda,” kata Kabid Humas.

Ia mengatakan, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan prasyarat penting agar seluruh agenda pembangunan dapat berjalan secara optimal. Karena itu, Polri tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh masyarakat.

“Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama. Polda Maluku mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan di Maluku juga memiliki makna strategis karena daerah ini memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Semangat perjuangan para pendahulu harus diteruskan melalui persatuan, toleransi, gotong royong dan pengabdian sesuai peran masing-masing.

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih berlangsung dengan khidmat, tertib dan lancar hingga selesai. Momentum tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Ambon, dengan pesan kuat bahwa semangat kemerdekaan harus terus hidup melalui persatuan, pengabdian dan kerja bersama untuk Indonesia.

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.