Akun TikTok Madalle Group Tiba-tiba Hilang Nomor Wartawan Diblokir Aparat Ditantang Selidiki Rekening Bandar Judi Slot

oleh -136 Dilihat

Media Humas Polri // Jakarta

Grup online Madalle Group di Tiktok yang diduga menjadi bandar judi slot mobil dan kerbau semakin menjadi sorotan. Setelah sempat aktif, akun TikTok Madalle Group kini tiba-tiba hilang dan tidak dapat diakses, diduga sengaja dihapus untuk menghilangkan jejak.

Sebelumnya, grup ini terendus menjalankan lapak judi melalui akun tiktok dan WhatsApp secara terang-terangan. Admin dengan bebas menawarkan pilihan nomor dan mengarahkan pemain untuk melakukan deposit.

Dalam bukti chat yang diterima redaksi, admin sempat mengirimkan nomor rekening yang diduga untuk menampung uang taruhan:

“206901013421508 Novendra Pongsitammu BRI”

Blokir Nomor Wartawan, Tolak Ditelepon

Tim media dari Humas Polri yang mencoba melakukan konfirmasi jurnalistik justru mendapat perlakuan tidak kooperatif. Setelah sempat menjawab dengan nama samaran “Justin bieber”, admin kemudian memblokir nomor WhatsApp tim media.

Tidak hanya diblokir, saat dihubungi ulang melalui telepon , panggilan tak direspon sama sekali oleh pihak admin. Pesan konfirmasi terkait nama admin, alamat, dan sudah berapa lama menjalankan slot mobil, semuanya diabaikan.

Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk penghindaran dan penantangan terhadap upaya jurnalistik.

Tantang Aparat Selidiki Rekening

Kini publik menantang aparat penegak hukum untuk berani bertindak. Jejak digital berupa nomor rekening BRI 206901013421508 atas nama Novendra Pongsitammu yang pernah dikirim admin via WA menjadi pintu masuk penting untuk penyelidikan.

Masyarakat mendesak Kapolda Sulsel, Kapolres jajaran, serta tim Siber Polri untuk segera:

1. Melacak pemilik rekening yang diduga menampung dana judi 2. Menelusuri aliran dana ke akun DANA atas nama “NP” yang disebut admin 3. Membongkar jaringan Madalle Group yang sempat aktif di TikTok lalu menghilang

Perjudian online melanggar Pasal 303 KUHP jo Pasal 27 ayat (2) UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, admin Madalle Group masih bungkam dan memilih menghilang.

(Yohanis)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.