Komitmen Jaga Aset Vital Negara Polres Indramayu Ringkus Sindikat Pencuri Pipa Besi Pertamina Senilai Miliaran Rupiah

oleh -13 Dilihat

Media Humas Polri//Indramayu

Kepolisian Resor (Polres) Indramayu Polda Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas kejahatan dan melindungi aset vital nasional. Di tengah gelaran Operasi Libas Lodaya 2026 yang berlangsung sejak 18 hingga 25 Agustus 2026, Tim Unit Respon Cepat (URC) Polres Indramayu sukses mengungkap kasus pencurian pipa besi milik PT Pertamina EP Field Jatibarang.

Pencurian berskala besar ini terjadi di kawasan Gudang Pertamina EP Field Jatibarang, Jalan Raya Mundu, Desa Kedokan Agung, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu. Akibat aksi kriminal tersebut, perusahaan mengalami kerugian material yang masif. Berdasarkan kalkulasi resmi, total kerugian ditaksir mencapai USD 133,765.6. Jika dikonversikan berdasarkan kurs pada Desember 2025 (Rp17.700 per USD), kerugian negara dan perusahaan menyentuh angka Rp2.367.651.120 (Dua Miliar Tiga Ratus Enam Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Lima Puluh Satu Ribu Seratus Dua Puluh Rupiah).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bahar, membenarkan keberhasilan jajarannya dalam membekuk dua orang terduga pelaku yang merupakan warga Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu. Kedua pelaku masing-masing berinisial W alias K (39) dan N (60).

Pelacakan intensif membuahkan hasil ketika Tim URC mendeteksi keberadaan tersangka W alias K yang kabur ke wilayah Jakarta Timur. Tanpa buang waktu, pada Senin (17/8/2026), petugas langsung bergerak cepat dan melakukan penyergapan.

“Setelah mengamankan tersangka W di Jakarta Timur, sebagian personel URC Polres Indramayu secara simultan bergerak mengamankan tersangka N di wilayah Kecamatan Karangampel pada hari yang sama,” ujar AKP Muchammad Arwin Bahar, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Guna proses hukum lebih lanjut, keduanya kini telah digelandang ke Markas Komando (Mako) Polres Indramayu. Dari pengakuan sementara, aksi pencurian pipa besi tersebut diduga kuat telah dilakukan berulang kali di hari yang berbeda dengan melibatkan pihak-pihak lain.

Dalam operasi penangkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit telepon genggam dan satu buah dompet milik tersangka. AKP Muchammad Arwin Bahar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada kedua pelaku ini saja. Penyelidikan akan terus dikembangkan untuk membongkar tuntas jaringan sindikat di balik pencurian aset objek vital nasional tersebut.

Melalui Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Indramayu terus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan demi menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Indramayu.

Secara terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan proaktif melaporkan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Warga dapat segera menghubungi layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp di nomor 0819-9970-0110 atau layanan darurat Polri di nomor 110,” pungkas AKP Tarno.

(Carikin)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.