Gebyar Petik Semangka Panen Raya Petani Desa Kepatihan Selogiri

oleh -14 Dilihat

Media Humas Polri//Wonogiri

Wonogiri -Jateng-Kepatihan -Selogiri
Sabtu,(19-9-2026) Petani di dusun Malangan Kedungsono menggelar wisata petik semangka di lahan 2 hektare. Wisata ini menyikapi soal jatuh nya harga di tengkulak disebabkan adanya panen semangka yang bersamaan di berbagai daerah selain itu panitia ingin memperkenalkan petani di Desa Kepatihan juga mampu memberdayakan lahan yang kurang produktif menjadi lumbung cuan dengan menanam semangka Yang sangat menjanjikan dari segi ekonomi

Mereka merupakan petani di Dusun Kedungsono, Malangan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri ,Desa ini menyediakan berbagai varian semangka jenis madu segar juga kuning gading yang siap petik.

“Lahan seluas 2 hektare yang kami sediakan sebagai lokasi wisata petik buah semangka ini kalau di musim hujan ditanami padi,” kata Sutrisno st, petani dan inisiator wisata petik semangka kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).

Sutrisno st menambahkan, salah satu hal yang mendorong mereka membuat wisata petik semangka adalah ketidakpastian harga di pasar dan mencoba berinovasi untuk memeriahkan desanya juga menumbuhkan antusias warga memanfaatkan lahan yang kurang produktif sebagai bentuk peningkatan ekonomi di daerahnya.

Melalui petik buah semangka ini, petani bisa memperoleh hasil tambahan di luar tanaman padi dan bagi warga lainya bisa meramaikan event tersebut dengan berdagang dan buka lapak menjual makanan dan minuman khas desa sambil mempersembahkan suasana kesejukan dan pemandangan indah di lereng gunung Gajahmungkur purba

“Keuntungan petani tentu bisa menambah penghasilan di tengah kelesuan ekonomi yang ada saat ini,” ujarnya.

Pak may selaku kordinator acara juga mengungkapkan, keuntungan petani dengan menanam semangka bisa dibilang lumayan. Pak kay menyebut, keuntungan yang didapat bisa mencapai Rp 50 juta untuk satu hektare lahan dengan sekali masa tanam

Bagi warga yang datang ke wisata petik semangka ini, lanjut pak may, semangka dibanderol Rp 4.500 hingga Rp 7 ribu per kilogram. “Tentu hal ini bisa menambah pundi-pundi pendapatan petani ,” jelasnya.

Saat ini, wisata petik semangka itu tengah menjadi perhatian masyarakat dan edukasi para petani muda juga para pedagang keliling khususnya UMKM di desa Kepatihan,Informasi tentang wisata ini telah menyebar melalui media sosial.

“Awal keberadaan wisata petik semangka ini mendapat dukungan sepenuhnya dari warga yang menyebarkannya melalui media sosial,” ungkap Agus Suyitno selaku kepala Desa Kepatihan Selogiri
Dan beliau mendukung penuh progam tersebut .

Event ini juga di dukung bengkel AHAS dari Honda meramaikan dengan diskon 50% untuk service sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat

Semoga event seperti ini terus berkelanjutan untuk memakmurkan juga menambah nilai ekonomi masyarakat dan bermanfaat untuk kemajuan desa kita tercinta.

(Zaenal MHP)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.