Kapolres Demak Silaturahmi dengan Pendeta GKJ, Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan

oleh -62 Dilihat

Media Humas Polri//Demak

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra bersilaturahmi dengan Pendeta Gereja Kristen Jawa (GKJ) Demak, Jefta Teguh Sarosa, di kediamannya di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, Jumat (6/11/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan serta keamanan masyarakat.

Kegiatan itu menjadi ruang dialog untuk mendengarkan aspirasi dan mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres Demak dan disambut Ketua Majelis GKJ Demak, Sri Eriadi, beserta anggota majelis.

Dalam pertemuan itu, Kapolres mengajak para tokoh agama untuk turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama. Melalui komunikasi dan silaturahmi seperti ini, kami ingin membangun hubungan yang semakin dekat sehingga setiap persoalan di masyarakat dapat didengar dan dicarikan solusi bersama,” ujar Kapolres.

Selain membangun komunikasi, Kapolres juga menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam menangkal penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diharapkan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan perpecahan.

“Kami juga mengajak para tokoh agama untuk bersama-sama menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai informasi yang tidak benar justru menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” katanya.

Pendeta GKJ Demak, Jefta Teguh Sarosa, mengapresiasi kunjungan dan perhatian jajaran kepolisian terhadap kehidupan masyarakat, khususnya umat Kristen. Ia mengatakan, kehadiran polisi selama ini dirasakan jemaat, terutama dalam pengamanan kegiatan keagamaan pada hari-hari besar.

GKJ Demak sendiri memiliki sekitar 600 jemaat yang tersebar di empat tempat ibadah. Menurut Jefta, dukungan Kepolisian dalam memberikan pengamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman bagi jemaat saat menjalankan ibadah.

“Selama ini kami merasakan kehadiran polisi, terutama dalam pengamanan hari-hari besar keagamaan. Kami menyambut baik apa yang sudah dilakukan jajaran Kepolisian dan berharap hal seperti ini terus didukung,” ujar Jefta.

Ia menilai, kunjungan langsung kepolisian kepada tokoh agama menjadi langkah positif karena membuka ruang komunikasi dua arah. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya menjadi satu-satunya pihak yang menyampaikan persoalan, tetapi Kepolisian juga perlu hadir untuk mendengarkan langsung berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.

“Bukan hanya masyarakat yang harus menyampaikan apa yang menjadi pergumulan mereka, tetapi pihak kepolisian juga bisa turun langsung dan bertanya mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan begitu, apa yang selama ini mungkin belum terdengar bisa disampaikan melalui momen-momen yang lebih hangat,” katanya.

Jefta menambahkan, komunikasi dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan dapat membangun kedekatan emosional antara Kepolisian dan masyarakat. Hubungan yang baik tersebut diharapkan mampu menghindari perbedaan persepsi serta membangun kesamaan pandangan dalam menjaga kehidupan bermasyarakat.

“Melalui momen seperti ini, kita bisa lebih saling mengenal, menjalin kedekatan, dan menguatkan hubungan emosional. Kesederhanaan seperti inilah yang sebenarnya kita butuhkan bersama untuk membangun bangsa dan negara, khususnya di Kabupaten Demak,” tuturnya.

Humas polres (Ismun)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.