Polres Demak Bekali Pelajar Literasi AI untuk Tangkal Hoaks

oleh -52 Dilihat

Media Humas Polri//DEMAK

Polres Demak membekali pelajar dengan kemampuan memahami dan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara bijak. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat literasi digital sekaligus mendorong pelajar lebih kritis dalam menghadapi informasi di internet.

Pelatihan Program Paham AI Quick Wins Presisi Triwulan III 2026 tersebut digelar di Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026). Sebanyak 52 siswa mengikuti kegiatan yang diberikan oleh Trainer AI Polres Demak.

Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Demak AKP Mardiati mengatakan, perkembangan AI perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik dari para pelajar. Sebab, teknologi tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran, tetapi juga berpotensi disalahgunakan untuk menghasilkan maupun menyebarkan informasi yang menyesatkan.

“Pelajar tidak cukup hanya bisa menggunakan AI. Mereka juga harus memahami etika, mampu berpikir kritis, dan dapat membedakan informasi yang benar dengan informasi yang belum terverifikasi,” kata Mardiati.

Dalam pelatihan tersebut, siswa mendapatkan materi Introduction to AI yang membahas pengenalan dan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan.

Materi kemudian dilanjutkan dengan Ethical Use of AI, yang memberikan pemahaman mengenai etika serta tanggung jawab dalam menggunakan teknologi AI.

Para siswa juga mendapatkan materi Fighting Hoax with AI. Melalui materi tersebut, mereka diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk membantu mengenali informasi yang berpotensi hoaks sekaligus pentingnya melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Materi lainnya adalah AI Prompts 101, yang memberikan panduan dasar kepada siswa dalam menyusun prompt agar penggunaan AI dapat dilakukan secara lebih efektif sesuai kebutuhan.

Pelatihan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi. Para siswa mengikuti post-test pada setiap modul untuk mengetahui tingkat pemahaman terhadap materi yang telah diberikan.

Trainer AI Polres Demak juga menghadirkan cerita interaktif dan memperkenalkan berbagai fitur AI kepada peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sehingga siswa dapat berdiskusi secara langsung mengenai pemanfaatan AI.

Mardiati mengatakan, kemampuan memahami AI menjadi semakin penting bagi pelajar seiring cepatnya perkembangan teknologi digital. Menurut dia, kecakapan menggunakan AI harus berjalan beriringan dengan kemampuan menyaring informasi agar teknologi tersebut memberikan manfaat bagi pendidikan dan kehidupan sehari-hari

“Harapannya, para siswa menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakannya. Jangan sampai teknologi digunakan untuk menyebarkan hoaks, melakukan manipulasi informasi, atau merugikan orang lain,” ujar Mardiati.

(Ismun Thoha)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.