Ratusan Warga Padati Acara Tirakatan Dusun Tegalsari Malangan Desa Kepatihan Kecamatan Selogiri Wonogiri Nertempat di Halaman Pos Serbaguna

oleh -99 Dilihat

Media Humas Polri//Wonogiri

JATENG- Ratusan warga dan tokoh masyarakat Dusun Tegalsari , Malangan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri menggelar malam tirakatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, Minggu,16 Agustus 2026 malam WIB.

Acara tirakatan Minggu malam (17/8/2026) Sebagai bentuk rasa syukur masyarakat yang telah menikmati kemerdekaan Indonesia meskipun dalam kondisi sederhana, meskipun begitu masyarakat sangat antusias menghadiri acara yang di mitori karang taruna juga adik mahasiswa KKN dari UNDIP Semarang

Dimotori oleh Kukuh selaku ketua karang taruna Tegalsari Malangan (GAMATRI)

Mengadakan kegiatan dari awal Agustus seperti lomba anak anak dan ibu ibu untuk memeriahkan HUT kemerdekaan Indonesia yang ke 81″ dan puncaknya malam ini yang di rancang dengan mengawali acara doa bersama juga tumpengan dan makan bareng sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT

Teriring doa lalu dilanjutkan pembagian hadiah kepada para juara masing-masing lomba sebagai apresiasi panitia kepada masyarakat yang telah meramaikan kegiatan Agustusan tahun ini.

Adik adik Mahasiswa KKN UNDIP selalu memberikan motivasi terhadap kaneman atau taruna di Desa Kepatihan dengan membimbing kegiatan dari Minggu sehat melaksanakan senam bersama juga bikin produk makanan yang tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Desa Kepatihan

Karang taruna jadi termotivasi untuk mengadakan kegiatan kemanfaatan,juga ibu ibu tak ketinggalan memajukan UMKM mencoba manfaatkan potensi sekitar untuk meningkatkan pendapatan ekonomi nya

Terimakasih mas Haykal,mbak Juve dan yang lainnya atas sumbang sih ilmunya semoga manfaat dan jangan lupa nanti sering berkunjung ke sini lagi ” kata ibu Bibid sebagai bentuk penghargaan atas ilmu yang di pelajari nya

Kegiatan acara malam ini dipandu adik Calista putri sebagai pembawa acara dan

Prosesi diisi dengan doa bersama dan kenduri. Begitu sakral juga khusyuk para peserta tirakatan memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah dirasakan selama 81 tahun terakhir.

Zaenal Abidin sebagai tokoh agama di Desa Kepatihan mengatakan malam tirakatan merupakan momen untuk mengenang sejarah panjang perjuangan para pahlawan untuk menjadikan Indonesia menjadi bangsa yang merdeka.

“Malam ini adalah waktu yang istimewa bagi kita untuk merenungkan kembali perjalanan panjang bangsa kita, sekaligus meneguhkan langkah untuk menuju masa depan yang lebih sejahtera,” ucapnya.

berharap malam kemerdekaan menjadikan momentum untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan antar warga, sekaligus semangat bersama untuk mendukung pembangunan.

“Kita wujudkan dengan menjaga kerukunan warga sekaligus mencegah setiap upaya memecah belah persatuan karena sejarah menunjukkan bahwa jauh sebelum kemerdekaan bangsa ini telah tertanam kebersamaan dan kerukunan sebagai tonggak terciptanya pembangunan dan persatuan yang adil dan beradab” tutupnya.

(Zaenal MHP)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.