Deteksi Hotspot Tim Gabungan Langsung Turun Tangan Tangani Karhutla di Kendawangan

oleh -45 Dilihat

Media Humas Polri//Ketapang

Tim gabungan Polri, BKSDA, damkar PT. HTI dan PT. BMJ melakukan groundcheck sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Air Hitam Hulu, Desa Air Hitam Besar dan Desa Pembedilan, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut adanya laporan titik panas (hotspot) yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning Satelit NOAA20 dan SNPP. Rabu (16/9/2026).

Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya dari titik panas yang terpantau serta mencegah api meluas. “Kami terus mendorong langkah cepat di lapangan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap setiap informasi hotspot. Koordinasi dengan pihak terkait sangat penting agar potensi Karhutla dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” ujar Kapolres Ketapang.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kendawangan berkoordinasi dengan BKSDA, pihak PT. BMJ dan PT. HKI. Tim kemudian bergerak menuju sejumlah lokasi yang berada di kawasan konsesi PT. BMJ dan PT. HKI di Desa Air Hitam Hulu dan Desa Air Hitam Besar, serta kawasan CA Muara Kendawangan di Desa Pembedilan. Dari hasil penelusuran, tim menemukan sejumlah areal yang telah terbakar dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Penanganan di lapangan melibatkan 10 anggota Damkar PT. BMJ, 5 anggota Damkar PT. HKI, 1 anggota Polsek Kendawangan dan 1 anggota Koramil Kendawangan. Dalam proses pemadaman, tim juga didukung sarana berupa kendaraan pemadam dari PT. BMJ dan PT. HKI, sepeda motor, pompa punggung, mesin pemadam, GPS serta satu unit helikopter milik PT. BMJ yang digunakan untuk melakukan water bombing (WB) di sejumlah titik yang terpantau.

Kapolres Ketapang menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, terutama dalam melakukan pemantauan dan penanganan sejak awal. “Kami mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, pihak perusahaan dan instansi terkait dalam penanganan Karhutla ini. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kebakaran, sehingga dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.

Setelah proses pemadaman selesai, tim gabungan kembali melakukan penyisiran di areal bekas terbakar untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang masih menyala. Dari hasil pengecekan, tim tidak menemukan adanya bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali. Setelah kondisi dinyatakan aman dan api dipastikan padam, seluruh personel kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke pos masing-masing.

( Lies )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.