Groundcheck Hotspot Karhutla Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Kawasan Cagar Alam Muara Kendawangan

oleh -84 Dilihat

Media Humas Polri//KETAPANG

Polres Ketapang bersama BKSDA Ketapang dan tim pemadam kebakaran perusahaan melakukan groundcheck sekaligus penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik hotspot yang terdeteksi melalui aplikasi Lancang Kuning Satelit NOAA20 dan SNPP di Desa Pembedilan, Desa Air Hitam Besar dan Desa Air Hitam Hulu.

Berdasarkan hasil pemantauan dan penelaahan data hotspot, ditemukan sebanyak 34 titik dengan tingkat kepercayaan medium yang tersebar di kawasan Cagar Alam (CA) Muara Kendawangan dan area konsesi PT BMJ. Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Polsek Kendawangan berkoordinasi dengan BKSDA Ketapang serta tim Damkar PT SKS, PT BNS dan PT BMJ untuk bersama-sama melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Tim gabungan kemudian bergerak menuju sejumlah titik hotspot yang dapat dijangkau. Dari hasil pengecekan lapangan, ditemukan beberapa areal yang telah terbakar, masing-masing diperkirakan seluas kurang lebih 3 hektare di Desa Pembedilan, 5 hektare di Desa Air Hitam Hulu dan 2 hektare di Desa Air Hitam Besar. Kondisi vegetasi yang terbakar didominasi ilalang, semak belukar dan tanaman albasia dengan jenis kebakaran permukaan. Sesampainya di lokasi, tim langsung melakukan upaya pemadaman dan penyisiran pada areal bekas terbakar. Pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat bara api yang masih menyala serta mencegah api kembali merambat ke area lainnya. Namun, pada beberapa titik hotspot, tim mengalami kendala karena akses jalan menuju lokasi dalam kondisi terputus sehingga tidak seluruh titik dapat dijangkau.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., menyampaikan bahwa kegiatan groundcheck merupakan langkah penting untuk memastikan informasi hotspot yang terdeteksi satelit dapat diverifikasi langsung di lapangan sekaligus dilakukan penanganan sedini mungkin. “Kami terus mengoptimalkan sinergi bersama BKSDA, TNI, pihak perusahaan dan seluruh unsur terkait untuk melakukan pengecekan, pemadaman serta pendinginan terhadap setiap titik api. Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas, terlebih lokasi berada di kawasan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan, termasuk pembakaran secara sembarangan. Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, terdapat indikasi kebakaran berkaitan dengan aktivitas perburuan liar. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dan lahan. Apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan Karhutla, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tegasnya.

( Lies )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.