Hadapi Musim Kemarau Polsek Nanga Mahap Cek Sarpas Karhutla PT Arvena

oleh -37 Dilihat

Media Humas Polri//Kalbar

Sekadau, Polda Kalbar – Polsek Nanga Mahap melakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) milik PT Arvena Sepakat di Desa Sebabas, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Pengecekan dipimpin Kanit Samapta Polsek Nanga Mahap AIPTU Iswandius bersama pihak perusahaan dengan memeriksa langsung berbagai fasilitas pendukung penanggulangan Karhutla. Pemeriksaan meliputi alat pelindung diri (APD), mesin pompa air, perlengkapan pemadam, sarana komunikasi, hingga sumber air yang dapat dimanfaatkan saat keadaan darurat.

Kapolsek Nanga Mahap IPDA Andre melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya preventif untuk memastikan perusahaan memiliki kesiapan personel maupun peralatan dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah operasionalnya.

“Dengan pengecekan sarpras ini, kami ingin memastikan seluruh peralatan penanggulangan Karhutla yang dimiliki perusahaan dalam kondisi siap digunakan. Kesiapsiagaan harus menjadi perhatian bersama, terutama saat memasuki musim kemarau,” ujar Iwan.

Selain memeriksa peralatan, personel Polsek Nanga Mahap juga meninjau lokasi penampungan air serta berdiskusi dengan pihak perusahaan mengenai mekanisme penanganan apabila terjadi kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sistem pendukung dapat berfungsi secara optimal saat dibutuhkan.

Iwan menjelaskan, hasil pengecekan menunjukkan sebagian besar perlengkapan dasar penanggulangan Karhutla telah tersedia, di antaranya alat pelindung diri, pompa punggung, alat komunikasi, tangki penampungan air, hingga embung yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air saat pemadaman.

Ia menambahkan, Polsek Nanga Mahap juga mengimbau pihak perusahaan agar rutin memeriksa kondisi peralatan, serta memperkuat langkah-langkah pencegahan guna meminimalkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara kepolisian, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sangat penting agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini sebelum berkembang menjadi lebih luas,” pungkas Iwan.

( Lies )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.