Kapolres Ketapang Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW Perkuat Persaudaraan Di Tengah Karhutla

oleh -40 Dilihat

Media Humas Polri//Ketapang

Polda Kalbar – Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Agung Al-Ikhlas, Kabupaten Ketapang, Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB tersebut dihadiri sekitar 350 jamaah serta sejumlah unsur Forkopimda, tokoh agama, ulama, pengasuh pondok pesantren dan santri, Kamis (17/9/2026) malam..

Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian dan kebersamaan, terlebih di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang. “Momentum Maulid Nabi ini hendaknya kita jadikan sebagai pengingat untuk terus memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan lingkungan di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi,” ujar Kapolres.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama serta masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah kehidupan sosial.

Selain itu, Bupati Ketapang turut menyampaikan kondisi karhutla yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang telah menaikkan status penanganan bencana dari siaga menjadi tanggap darurat kekeringan dan karhutla yang berlaku mulai 2 September 2026. Kondisi tersebut berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat dan ketersediaan air bersih, sehingga membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Kapolres Ketapang menegaskan pentingnya peran bersama dalam menghadapi dampak karhutla, baik melalui pencegahan kebakaran maupun kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak. “Mencegah karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari tingkatkan kepedulian, jangan membuka lahan dengan cara membakar, dan segera laporkan apabila menemukan adanya kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan karhutla melalui layanan Kepolisian 110,” tegasnya.

Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustad Dr. Hatoli, S.Sy., M.H., serta pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta terus menumbuhkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
( Lies )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.