Karhutla Merambat ke Perkebunan Personel Sat Samapta Polres Sekadau Berjibaku Padamkan Api

oleh -20 Dilihat

Media Humas Polri//Sekadau

Polda Kalbar – Tugas pengamanan di wilayah perkebunan PT Agro Andalan, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berubah menjadi tugas kemanusiaan ketika kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda areal sekitar perkebunan, Kamis (3/9/2026).

Api yang berasal dari lahan warga merambat ke areal perkebunan dan berdampak pada sekitar 1 hektare lahan kelapa sawit. Personel Sat Samapta Polres Sekadau yang tengah melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perusahaan turut turun ke lokasi untuk membantu pemadaman bersama tim pemadam internal PT Agro Andalan.

Kasat Samapta Polres Sekadau IPTU Insan Malau menjelaskan, api diketahui berasal dari lahan warga pada Rabu (2/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Api sempat padam, namun masih menyisakan asap di sekitar lahan. Sekitar pukul 23.00 WIB, pihak perusahaan kemudian menerima laporan dari masyarakat bahwa api kembali menyala di sekitar Blok K11.

“Api dari lahan warga kemudian merambat ke areal perusahaan. Setelah sempat padam, malam harinya api kembali menyala. Pihak perusahaan kemudian mengecek kondisi di lokasi dan melakukan penanganan awal,” ujar IPTU Malau, Jumat (4/9).

Pada Kamis pagi, pengecekan kembali dilakukan dan api masih ditemukan di lokasi. Sekitar pukul 09.30 WIB, personel Sat Samapta bersama tim pemadam internal perusahaan dan pihak terkait bergerak ke areal terdampak untuk melakukan pemadaman.

Penanganan berlangsung sepanjang hari hingga lewat tengah malam. Petugas melakukan penyemprotan pada bagian lahan yang masih terbakar, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan dan pengecekan pada area yang telah terdampak. Kondisi lahan yang masih mengeluarkan asap membuat proses pemadaman harus dilakukan secara bertahap.

“Pemadaman dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan berlangsung sampai pukul 00.30 WIB. Selama proses itu, personel bersama tim perusahaan melakukan pemadaman, pendinginan, dan pengecekan di area yang terbakar,” kata IPTU Malau.

Setelah sekitar 15 jam berada di lokasi, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 00.30 WIB, Jumat (4/9). Personel Sat Samapta bersama tim pemadam perusahaan kemudian memastikan kembali area yang telah terbakar untuk mengantisipasi adanya titik api yang kembali muncul.

Bagi personel Sat Samapta, penanganan tersebut berlangsung di sela tugas pengamanan yang mereka laksanakan di wilayah perusahaan. Mereka tetap berada di lapangan hingga proses pemadaman dan pendinginan selesai.

“Personel tetap membantu sampai proses pendinginan selesai dan kondisi di sekitar lahan sudah dipastikan aman,” pungkas IPTU Malau.
( Lies )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.