Komite Dampingi Siswa Dalam Audiensi

oleh -109 Dilihat

Media Humas Polri// Mempawah

Untuk mengatasi gejolak kegiatan audiensi yang dilakukan oleh pelajar SMKN 1 Mempawah Hilir

Kab.Mempawah yang terjadi pada hari Rabu, 5 Agustus 2026

pihak sekolah yg diwakili Waka Kurikulum bapak mahpudin menelpon ketua Komite secara mendadak untuk mendampingi anak anak yang mau audiensi dengan tujuan supaya anak tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan apalagi melakukan anarkis,

langkah tersebut diambil pihak sekolah dan komite untuk mengatasi supaya audiensi tersebut tetap aman pihak sekolah tidak pernah memberikan izin untuk demo,siswa mengambil inisiatip sendiri ,karna mereka ingin sekolahnya

menegakan kedisiplinannya tidak hanya siswa, gurupun harus disiplin

dilanjutkan ada perwakilan dari siswa menghadap

ketua dirumah kediaman nya depan wisata nusantara

lalu ketua komite menanyakan kepada keempat

orang siswa apa tujuan kalian mau “audiansi “

jawab siswa tersebut kami ingin mengusulkan

dengan adanya Vidio piral tersebut kami tak ingin

kedua guru tersubut untuk mengajar di SMKN 1

Mempawah Hilir demi ketenteraman dan kenyamanan

semua pihak, dengan waktu yang terdesak ketua komite

menasehati saya siap mendampingi kalian dengan

syarat kalian harus ikuti aturan jangan ribut

,harus tertip dan jangan anarkis,tujukan kalian anak yang

pintar apalagi kita ketahui bersama bahwa kemerdekaan

menyampaikan pendapat dimuka umum

sesuai dengan undang undang

No. 9 tahun 1998

sampai disekolah anak- anak sudah berkumpul didepan

sekolah kurang lebih 700 orang

wakil peserta audiensi mesuk diruanga Aula 1 untuk menyampaikan

usulan kepada kepala sekolah Bambang Juarno

dalam kesepakatan surat pernyataan sikap tersebut

1. para siswa menyampaikan apresiasi dan terimakasih

kepada kedua guru US dan SN tersebut yang telah menjalankan

tugasnya selama ini

2. mengingat dinamika yang berkembang dimedia sosial kedua

guru tersebut disepakati tidak lagi diperkenankan mengajar

peserta didik di SMKN 1 Mempawah Hilir

3. Untuk mengisi kekosongan mata pelajaran yang ditinggalkan

kepala sekolah diminta segera mengupayakan guru pengganti

melalui koordinasi resmi dengan Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar

dengan upaya dan usaha pihak sekolah bersama komite

audiansi berjalan tertip dan aman

( aidi matsyah)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.