Peduli Dampak Kabut Asap Personel Polres Ketapang Bagikan Masker Gratis Dan Imbau Warga Stop Bakar Lahan

oleh -25 Dilihat

Media Humas Polri//KETAPANG

Polda Kalbar Personel gabungan penanganan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) wilayah Matan Hilir Selatan (MHS) tidak hanya fokus melakukan pemadaman, namun juga menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dengan membagikan masker gratis kepada pengguna jalan di sekitar lokasi Karhutla, Jalan Ketapang–Tumbang Titi Km 8, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Padal Regu III IPTU AJP Daulay selaku Kasat Binmas Polres Ketapang dan Padal Regu IV IPTU Hasonangan Lubis, S.AP., S.H. selaku Kasikum Polres Ketapang, dengan melibatkan 52 personel gabungan dari Polres Ketapang, Polsek Matan Hilir Selatan, Brimob Ketapang, TNI AD serta BPBD Kabupaten Ketapang. Di sela-sela penanganan Karhutla, personel menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta mengingatkan pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas di kawasan yang terdampak asap.Pembagian masker gratis dilakukan sebagai langkah preventif untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap akibat Karhutla. Personel juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.

Selain memberikan imbauan dan membagikan masker, personel gabungan tetap melaksanakan pemadaman dan pembasahan di lokasi kebakaran. Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 3 hektare, dengan sekitar 1,5 hektare telah berhasil dilakukan pemadaman dan pembasahan. Kondisi lahan yang sebagian berupa gambut dan masih menyimpan bara menjadi salah satu kendala sehingga pembasahan terus dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., mengatakan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya sebatas memadamkan api, tetapi juga melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan, termasuk gangguan kesehatan akibat asap. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi terdampak asap,” tegas Kapolres.

Kapolres menambahkan, jajaran Polres Ketapang bersama TNI, BPBD dan instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta penanganan Karhutla hingga kondisi dinyatakan aman. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin. Dengan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, diharapkan Karhutla dapat dicegah sehingga kualitas udara dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

( Lies )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.