Perkuat Penanggulangan Karhutla, Tim SPPK Lemdiklat Polri Gelar FGD di Polres Sintang

oleh -129 Dilihat

Media Humas Polri//Sintang-Kalbar

Tim Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Lemdiklat Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka membahas strategi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sintang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula BKPM Polres Sintang dan diikuti oleh Tim SPPK Lemdiklat Polri bersama Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Kanit Intelkam, serta Kanit Reskrim Polsek jajaran Polres Sintang.

FGD menjadi forum untuk bertukar informasi, pengalaman dan masukan terkait kondisi Karhutla di wilayah Kabupaten Sintang. Pembahasan diarahkan untuk melihat persoalan Karhutla secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek pemadaman, tetapi juga dari sisi pencegahan, kesiapsiagaan dan penanganan.

Dalam diskusi tersebut, materi pembahasan turut menggunakan pendekatan analisis SWOT, yakni mengidentifikasi kekuatan (Strengths), peluang (Opportunities), kelemahan (Weaknesses), dan ancaman (Threats) dalam menghadapi Karhutla.

Dari sisi kekuatan, peserta membahas potensi yang dimiliki dalam penanggulangan Karhutla, seperti keberadaan personel kepolisian hingga tingkat Polsek dan Bhabinkamtibmas, dukungan TNI, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta sinergi dengan instansi dan pihak terkait.

Sementara dari sisi peluang, forum membahas pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan edukasi kepada masyarakat, mengoptimalkan pemantauan hotspot dan deteksi dini, serta memanfaatkan dukungan perusahaan dan berbagai sumber daya yang tersedia untuk memperkuat penanganan Karhutla.

Pada aspek kelemahan, peserta mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana pemadaman, sulitnya akses menuju sejumlah lokasi hotspot, keterbatasan sumber air, serta kondisi geografis wilayah yang cukup luas.

Sedangkan dari sisi ancaman, pembahasan mencakup kondisi musim kemarau, lahan gambut yang mudah terbakar dan berpotensi menyimpan bara, angin yang dapat mempercepat penyebaran api, serta potensi pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat memicu Karhutla.

Melalui analisis tersebut, FGD diharapkan mampu menghasilkan pemetaan yang lebih jelas mengenai kondisi dan tantangan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Sintang. Hasil diskusi juga menjadi bahan untuk menentukan langkah strategis yang lebih tepat, efektif dan sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) peserta didik SPPK Lemdiklat Polri, dengan mengedepankan pendekatan kolaboratif serta penguatan kemampuan kepolisian dalam menghadapi berbagai permasalahan di lapangan, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.
( Lies )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.