Evakuasi 6 jam Korban Tertimbun Sirtu di Bawah Dump Truck di Proyek Jalan Desa Binjai Pirua Ditemukan Meninggal

oleh -34 Dilihat

Media Humas Polri//Kalimantan Selatan

Bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Sat Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST) bersama anggota Polsek Labuan Amas Utara (LAU) segera mendatangi dan melakukan penanganan peristiwa kecelakaan kerja yang mengakibatkan dua orang laki-laki meninggal dunia di lokasi proyek peningkatan jalan di Belanti, Desa Binjai Pirua RT 004/RW 002, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.

Berdasarkan informasi awal, peristiwa bermula ketika korban Riduan bersama sejumlah saksi mengangkut material pasir dan batu (sirtu) menggunakan mobil Mitsubishi Dump Truck dari wilayah Desa Wawai menuju lokasi proyek peningkatan jalan di Desa Binjai Pirua.

Setibanya di lokasi proyek, kendaraan berjalan mundur untuk memasuki area pekerjaan. Namun, salah satu dump truck yang dikemudikan saksi M. Agustianor mengalami terperosok di pinggir jalan. Selanjutnya, dilakukan upaya penarikan menggunakan dump truck lainnya untuk mengeluarkan kendaraan yang terjebak tersebut.

Saat proses penarikan berlangsung, korban Riduan berada di samping kanan dump truck yang terperosok untuk mengawasi proses tersebut. Namun nahas, siring atau penahan tanah di pinggir jalan tiba-tiba mengalami longsor sehingga korban terjatuh ke dalam parit atau sungai. Pada saat bersamaan, dump truck yang terperosok ikut terguling dan diduga menimpa korban serta menimbun tubuhnya dengan material sirtu.

Melihat kejadian tersebut, saksi Fahruraji berupaya memberikan pertolongan kepada saksi M. Agustianor sekaligus mencari korban Riduan. Namun, karena korban diduga tertimbun di bawah kendaraan yang terguling, proses pencarian dan evakuasi membutuhkan bantuan alat berat.

Sekitar 45 menit kemudian, satu unit excavator PC 55 tiba di lokasi kejadian. Korban Robby Cahyadi kemudian turut berupaya membantu proses evakuasi korban Riduan. Akan tetapi, sekitar 10 menit kemudian, Robby mengalami kejang-kejang.

Relawan ambulans yang telah bersiaga di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama dengan bantuan oksigen. Korban Robby selanjutnya dibawa menuju RSUD H. Damanhuri Barabai, namun nahas nyawanya tidak dapat diselamatkan dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, proses pencarian dan evakuasi korban Riduan terus dilanjutkan dengan mendatangkan satu unit excavator PC 75. Setelah kendaraan dump truck yang terguling berhasil digeser dari posisi semula, proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan sekitar enam jam kemudian dengan bantuan alat berat, masyarakat, dan para relawan.

Jenazah korban Riduan selanjutnya dibawa ke RSUD H. Damanhuri Barabai untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak keluarga kedua korban telah menerima musibah tersebut dan menyatakan tidak berkenan dilakukan visum maupun autopsi, sebagaimana dituangkan dalam surat pernyataan keluarga. Selanjutnya, jenazah kedua korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara Islam di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Tandilang, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. menyampaikan,

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya kedua korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.

Kami juga mengapresiasi respons cepat anggota Polres HST dan Polsek LAU serta kerja sama masyarakat dan relawan dalam membantu proses evakuasi korban hingga selesai.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pekerjaan, khususnya pekerjaan yang menggunakan kendaraan berat dan alat berat di area dengan kondisi tanah yang berisiko longsor.

Kami mengimbau kepada seluruh pekerja maupun pihak pelaksana proyek agar selalu memperhatikan standar keselamatan kerja, memastikan kondisi lingkungan aman, serta meningkatkan kewaspadaan sebelum dan selama melakukan pekerjaan. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama.”

Polres HST juga mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan kerja serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan cepat.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.