Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan Pemkab Tabalong Perkuat Sinergi Hadapi Bencana

oleh -53 Dilihat

Media Humas Polri//Tabalong

Pemerintah Kabupaten Tabalong bersama TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah desa dan kelurahan, dunia usaha serta unsur terkait lainnya menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan Kabupaten Tabalong Tahun 2026, Rabu (19/8/2026) pagi.

Kegiatan berlangsung di Halaman Pendopo Tanjung Bersinar, Jalan Dandung Suchrowardi, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Bupati Tabalong H. Ir. Noor Rifani, S.H., S.T., M.T. bertindak selaku pimpinan apel, sedangkan Komandan Apel dipercayakan kepada Pasi Ops Kodim 1008/Tabalong Kapten Inf. Dwi Prayitno.

Apel tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabalong Riza Fahlipi, S.M., M.M., Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., unsur Forkopimda atau yang mewakili, Kepala BPBD Kabupaten Tabalong Haris Fakhrozi, S.T., M.T., Kepala SKPD Kabupaten Tabalong atau yang mewakili, Danyon C Pelopor Brimob Tanjung Kompol I Wayan Eka Wijaya, S.Sos., M.A.P., pimpinan perusahaan, Forkopimca se-Kabupaten Tabalong, serta para lurah dan kepala desa se-Kabupaten Tabalong.

Dalam rangkaian apel, Bupati Tabalong melaksanakan pemeriksaan pasukan yang diikuti unsur Forkopimda. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian amanat Bupati Tabalong.

Dalam amanatnya, Bupati Tabalong menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan dapat menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan, kesehatan, pertanian maupun aktivitas masyarakat.

“Karena itu, kita tidak boleh menunggu bencana terjadi baru kemudian bertindak. Pencegahan dan kesiapsiagaan harus dilakukan sejak awal,” tegasnya.

Bupati meminta seluruh jajaran terkait untuk terus melakukan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Selain ancaman Karhutla, Bupati juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kekeringan, khususnya dalam menjaga ketersediaan air serta menggunakannya secara bijak. Wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air, lanjutnya, perlu dipantau dan disiapkan langkah penanganannya.

“Penanganan bencana tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah sendiri. Kita membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Manggala Agni, KPH, Basarnas, dunia usaha, pemerintah desa dan kelurahan, relawan, organisasi masyarakat, hingga seluruh masyarakat,” ujarnya.

Bupati berharap seluruh unsur yang terlibat memahami tugas dan perannya masing-masing serta memastikan kesiapan personel, peralatan, sarana pendukung dan komunikasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Dengan kesiapsiagaan yang baik, koordinasi yang kuat dan kepedulian masyarakat, kita dapat meminimalkan risiko serta dampak bencana di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya.

Peserta apel terdiri dari personel Kodim 1008 Tabalong, personel Polres Tabalong, personel Batalyon C Pelopor Tanjung, Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polres Tabalong, BPBD Kabupaten Tabalong, Damkar Pemerintah Kabupaten Tabalong, peleton perwakilan desa se-Kabupaten Tabalong, PMI Kabupaten Tabalong, peleton gabungan SKPD Kabupaten Tabalong, UPBS, serta peleton perwakilan Emergency Response Team (ERT) perusahaan swasta di Kabupaten Tabalong.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kebakaran Hutan/Lahan dan Kekeringan Kabupaten Tabalong Tahun 2026 yang berlangsung di Plaza Pendopo Tanjung Bersinar, Jalan Dandung Suchrowardi, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla. melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H. menyampaikan bahwa Polres Tabalong siap mendukung langkah pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla serta kekeringan.

“Polres Tabalong bersama seluruh jajaran siap bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, dunia usaha, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla dan kekeringan,” ujar Iptu Heri.

Ia menambahkan, langkah pencegahan menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatkan patroli dan pemantauan wilayah, memberikan imbauan kepada masyarakat serta memperkuat koordinasi apabila ditemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan Karhutla.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tabalong untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, menghemat penggunaan air dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya,” pungkasnya.

Polres Tabalong juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan, sehingga potensi bencana dapat dicegah sedini mungkin dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.