Berkat Inovasi Kapolda Kalsel Tentang Cairan Pemadaman Api Dan Metode Suntik Personel Polres Balangan Dapat Padamkan Api Dengan Efesien Dilahan Gambut 

oleh -22 Dilihat

Media Humas Polri// Balangan

Personel polres balangan dan manggala Agni bergelut dengan panasnya Api Karhutla di Lahan Gambut Ds. Teluk Mesjid Kec. Batumandi, Namun semangat dan Jiwa kesatria Personel Polres Balangan dan Manggala Agni untuk memadamkan Api demi Masyarakat tidaklah surut.

Kali ini ada yang beda dalam penanganan pemadaman karhutla di Lahan Gambut Ds. Teluk Mesjid Kec. Batumandi, pasalnya Personel Polres Balangan menerapkan Inovasi yang di Gaungkan oleh Kapolda Kalsel IRJEN. POL. Dr. ROSYANTO YUDHA HERMAWAN, S.I.K., S.H., M.H. dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan dengan menggunakan cairan pemadam berbasis SURFAKTAN serta metode SUNTIK pada lahan Gambut.

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus mengembangkan cara penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di lahan gambut. Salah satunya melalui pengembangan cairan pemadam berbasis surfaktan dan metode suntik.

Prinsip kerjanya adalah konsentrat yang disemprotkan itu mengeluarkan busa. Nah, konsentrat itu juga mengandung surfaktan, yang di mana surfaktan ini bisa memutus suplai rantai oksigen sehingga bara api itu di dalam bisa langsung dingin dan langsung pada

Dalam prosesnya Personel Polres Balangan mencampurkan 1 Liter Konsentrat dengan 100 Liter air, dikarenakan lahan pemadama karhutla merupakan lahan Gambut maka Personel polres balangan menggunakan metode Suntik, dimana Personel Polres Balangan menggunakan Nozel Khusus / sistem pipa undercooling yang berfungsi sebagai alat suntik ke bawah tanah guna memadamkan titik api yang ada dalam Tanah Gambut tersebut

Dari hasil ini kita bisa melihat bahwa air yang digunakan untuk pemadaman khususnya di lahan gambut ini bisa efisien, dan cairan yang kita gunakan ini juga lebih efisien.

Cairan tersebut diterapkan dengan sistem pemadaman dari permukaan dan bawah tanah. Untuk bara api yang berada di dalam gambut, cairan dapat dialirkan melalui sistem pipa undercooling agar menjangkau bagian tanah yang masih menyimpan panas.

Dari sisi bahan, Bidlabfor Polda Kalsel menyebut surfaktan yang digunakan ramah lingkungan dan diharapkan tidak merusak mikroorganisme maupun vegetasi di lahan yang ditangani.

Saat ini Lahan Gambut yang berada di Ds. Teluk Mesjid Kec. Batumandi telah padam setelah berhari-hari dilakukan pemadaman namun menyala kembali, Luasan kebakaran kali ini mencapai 0,45 Hektar.

Sehingga dengan Inovasi dari Kapolda Kalsel inilah Personel Polres Balangan dapat memadamkan karhutla di Ds, Teluk Mesjid Kec. Batumandi dengan efiseinsi waktu dan efisiensi air.

Polres Balangan juga menghimbau Masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan dan lahan

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.