BNN Dan POLRI Perkuat Kerjasama Dengan ONCB Thailand Bidik Jaringan Narkotika Lintas Negara

oleh -55 Dilihat

Media Humas Polri//JAKARTA

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat sinergi pemberantasan kejahatan narkotika lintas negara melalui kerja sama strategis dengan Office of the Narcotics Control Board (ONCB) Thailand.

Kolaborasi ini diarahkan untuk membongkar jaringan sindikat narkotika internasional yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.,bersama jajaran BNN dengan delegasi ONCB Thailand di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sekaligus melanjutkan kerja sama bilateral Indonesia dan Thailand dalam menghadapi ancaman peredaran gelap narkotika yang semakin kompleks, terorganisasi, dan memiliki jangkauan lintas batas negara.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan antarnegara.

“Peredaran gelap narkotika merupakan kejahatan transnasional yang tidak mengenal batas negara. Karena itu, diperlukan sinergi, pertukaran informasi, serta langkah penegakan hukum yang terintegrasi antara Indonesia dan Thailand untuk memutus mata rantai jaringan sindikat narkotika internasional,” tegas Suyudi.

Menurutnya, penguatan kerja sama antara ONCB Thailand, Polri, dan BNN merupakan langkah strategis dalam menghadapi perkembangan modus operandi jaringan narkotika yang semakin dinamis.

Salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah pemantauan, pelacakan, dan pengejaran buronan yang terindikasi berada di kawasan perbatasan Thailand dan Myanmar.

Wilayah tersebut menjadi perhatian dalam upaya mengungkap keterkaitan jaringan narkotika lintas negara sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan terorganisasi.

Kapolri menekankan pentingnya peningkatan koordinasi operasional dan pertukaran data intelijen guna mendukung pengungkapan target-target jaringan narkotika yang menjadi perhatian bersama.

“Ke depan, koordinasi dan kolaborasi harus semakin intensif. Kami ingin memastikan setiap informasi yang dimiliki dapat ditindaklanjuti secara efektif, sehingga upaya pengejaran terhadap jaringan narkotika lintas negara dapat berjalan lebih optimal,” ujar Suyudi lagi.

Ia juga mengapresiasi kunjungan delegasi ONCB Thailand beserta semangat kerja sama yang terus dibangun dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika.

Menurut Kapolri, keberhasilan pengamanan salah satu target besar asal Thailand pada waktu sebelumnya menjadi bukti pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi sindikat narkotika yang memiliki jaringan luas.

“Keberhasilan dalam mengungkap dan mengamankan target jaringan narkotika lintas negara merupakan hasil dari kerja sama yang solid. Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi, karena tantangan yang kita hadapi masih sangat besar,” ungkapnya.

Melalui pertemuan tersebut, BNN, Polri, dan ONCB Thailand sepakat untuk terus memperkuat mekanisme pertukaran informasi, koordinasi strategis, serta langkah-langkah penegakan hukum terhadap jaringan peredaran gelap narkotika.

Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengungkapan kasus, mengidentifikasi aktor utama di balik sindikat narkotika, serta mencegah kawasan Asia Tenggara dimanfaatkan sebagai jalur distribusi maupun pusat aktivitas jaringan narkotika internasional.

Kapolri menegaskan bahwa komitmen pemberantasan narkotika tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga pada perlindungan masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Perang terhadap narkotika adalah tanggung jawab bersama. Dengan memperkuat kerja sama internasional, kita tidak hanya mengejar para pelaku, tetapi juga melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika. Tidak boleh ada ruang bagi sindikat narkotika untuk mengembangkan aktivitasnya,” pungkasnya.

Penguatan kerja sama Indonesia-Thailand ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan kawasan Asia Tenggara yang lebih aman, bersih dari narkotika, serta terbebas dari ancaman kejahatan transnasional terorganisasi.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.