Jumat Keliling di Masjid Al-Jihad  Wakapolresta Banjarmasin Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas dan Perangi Narkoba

oleh -22 Dilihat

Banjarmasin//Media Humas Polri

Polresta Banjarmasin Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Jihad, Jum,at (30/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi warga secara langsung, serta memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan tempat ibadah dan permukiman warga.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolresta Banjarmasin yang mewakili Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin, S.I.K., S.H., M.Med.Kom., M.H., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polresta Banjarmasin, Kapolsek jajaran, personel Bhabinkamtibmas, serta jajaran Seksi Humas Polresta Banjarmasin.

Kedatangan rombongan Polresta Banjarmasin disambut hangat oleh pengurus Masjid Al-Jihad, tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta ratusan jamaah yang hadir untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah.

Suasana penuh keakraban terlihat sejak awal kegiatan. Wakapolresta Banjarmasin bersama jajaran berbaur dengan jamaah, bersilaturahmi, dan berdialog santai sebelum maupun sesudah pelaksanaan salat Jumat. Tidak ada sekat antara polisi dan masyarakat, semua duduk bersama dalam satu majelis untuk membahas kondisi keamanan di sekitar masjid dan lingkungan sekitarnya.

Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Wakapolresta Banjarmasin menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Keliling bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Polri ingin hadir tidak hanya saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

“Melalui Jumat Keliling ini, kami ingin mendengar langsung apa yang dirasakan masyarakat. Apa keluhan, apa aspirasi, dan apa persoalan kamtibmas yang ada di sekitar Masjid Al-Jihad dan lingkungan sekitarnya. Polisi harus dekat dengan masyarakat, karena keamanan tidak bisa dijaga sendiri oleh Polri, harus bersama-sama dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan salam dan arahan dari Kapolresta Banjarmasin serta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yang menekankan pentingnya Polri yang humanis, responsif, dan hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ini adalah program Bapak Kapolri. Beliau memerintahkan seluruh jajaran Polri, dari Mabes hingga Polsek, untuk turun ke masyarakat, ke masjid-masjid, ke kampung-kampung, mendengarkan langsung suara rakyat. Jangan sampai Polri jauh dari masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta Banjarmasin secara khusus menyampaikan pesan kamtibmas kepada jamaah dan masyarakat di sekitar Masjid Al-Jihad. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek terdekat.

Beberapa poin kamtibmas yang disampaikan antara lain kewaspadaan terhadap peredaran narkoba, judi online, pencurian kendaraan bermotor, tawuran antar remaja, serta kenakalan remaja yang saat ini menjadi perhatian serius Polri.

“Narkoba adalah musuh kita bersama. Jangan sampai anak-anak kita, generasi muda kita, rusak masa depannya karena narkoba. Kalau ada yang mengetahui peredaran narkoba di lingkungan ini, segera laporkan. Jangan takut, identitas pelapor akan kami jaga,” pesannya.

Selain narkoba, ia juga mengingatkan bahaya judi online yang kini mudah diakses melalui telepon seluler dan telah menjerat banyak korban dari berbagai kalangan, termasuk remaja dan ibu rumah tangga. Judi online dinilai tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga merusak keharmonisan keluarga dan memicu tindak kejahatan lainnya.

“Jangan tergiur janji menang mudah dari judi online. Itu semua penipuan. Uang habis, keluarga hancur, masa depan hilang. Jauhi judi online, isi waktu dengan kegiatan positif, perbanyak ibadah, dan jaga keluarga kita,” tambahnya.

Wakapolresta Banjarmasin juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya, mengawasi penggunaan media sosial, serta mengajak anak-anak untuk aktif dalam kegiatan positif di masjid, seperti mengaji, remaja masjid, dan kegiatan sosial lainnya.

“Masjid harus menjadi benteng moral bagi generasi muda. Ajak anak-anak kita ke masjid, isi dengan kegiatan yang baik. Kalau anak-anak kita dekat dengan masjid, insya Allah jauh dari narkoba dan kenakalan remaja,” katanya.

Terkait keamanan di sekitar masjid, ia meminta jamaah dan pengurus masjid untuk bersama-sama menjaga ketertiban parkir, keamanan kendaraan saat salat berjamaah, serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan ronda malam di setiap RT.

Ia juga mengingatkan pentingnya toleransi, kerukunan antar warga, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoaks dan provokatif di media sosial yang dapat memecah belah persaudaraan.

“Jangan mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Saring sebelum sharing. Jaga kerukunan, jaga persaudaraan, kita semua bersaudara,” imbaunya.

Kegiatan Jumat Keliling ini juga menjadi ruang dialog dua arah. Sejumlah jamaah menyampaikan aspirasi dan keluhan secara langsung kepada Wakapolresta Banjarmasin, mulai dari persoalan keamanan lingkungan, parkir liar, hingga harapan agar patroli polisi lebih sering dilakukan di sekitar masjid dan permukiman warga, terutama pada malam hari.

Seluruh aspirasi tersebut dicatat dan ditanggapi langsung oleh Wakapolresta Banjarmasin. Ia memastikan setiap laporan dan masukan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh jajaran Polresta Banjarmasin dan Polsek setempat.

“Kami tidak datang hanya untuk ceramah, kami datang untuk mendengar. Semua masukan bapak-bapak hari ini akan kami tindaklanjuti. Bhabinkamtibmas akan terus memantau wilayah ini, patroli akan ditingkatkan,” jawabnya.

Pengurus Masjid Al-Jihad menyambut baik kegiatan Jumat Keliling Polresta Banjarmasin tersebut. Menurutnya, kehadiran polisi di masjid memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan umat.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakapolresta dan jajaran. Ini bukti Polri peduli dengan masyarakat dan umat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, tidak hanya di Masjid Al-Jihad, tetapi juga di masjid-masjid lainnya di Banjarmasin,” ujar salah satu pengurus masjid.

Di akhir kegiatan, Wakapolresta Banjarmasin bersama jajaran menyerahkan bantuan dan tali asih kepada pengurus masjid sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama jamaah.

Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, Polresta Banjarmasin berharap sinergi antara Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga semakin kuat. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, situasi kamtibmas di Kota Banjarmasin, khususnya di sekitar Masjid Al-Jihad, diharapkan tetap aman, kondusif, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Polresta Banjarmasin juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas agar segera menghubungi Call Center 110, Bhabinkamtibmas, atau datang langsung ke Polsek dan Polresta Banjarmasin terdekat.

“Polri hadir untuk masyarakat. Jaga Banjarmasin kita bersama, aman, damai, dan bebas dari narkoba,” tutup Wakapolresta Banjarmasin.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.