Perguruan Tinggi Swasta Tetap Optimis Dalam Persaingan Penerimaan Mahasiswa Baru Dengan Perguruan Tinggi Negeri

oleh -65 Dilihat

Media Humas Polri//Banjarmasin

Mencerdaskan Bangsa merupakan tanggung jawab bersama untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Bangsa Indonesia, dan itu juga dilakukan dengan maksimal oleh Jajaran Perguruan Tinggi Swasta, yang walaupun masih terkendala dengan banyaknya persoalan, yang salah satunya berhubungan dengan sistem penerimaan Mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan banyak jalur penerimaan seperti jalur undangan, jalur tes dan jalur mandiri. Bahkan jalur mandiri sempat dilakukan beberapa kali dan itu menjadi keluhan juga bagi PTS .

Untuk dapat bersinergi, saling melengkapi dan mendukung antara PTN dengan PTS dalam mencerdaskan kehidupan Bangsa, menurut Prof Dr drg Rosihan Adhani S Sos MS FISDPH FISPD selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Abdi Persada Banjarmasin, perlu ada pengaturan sistem rekrutmen, ujian, bidang keilmuan leveling tingkat perguruan tinggi.

Pengaturan itu tambah Rosihan, menyangkut jadwal penerimaan mahasiswa baru, displin keilmuan, dan leveling seperti PTN hanya untuk S2 dan S3 riset. Sedangkan penerimaan mahasiswa S1 diberikan kepada PTS.

“Kami di STIKES Abdi Persada Banjarmasin akan membuka S1 untuk program studi (Prodi) Sarjana Gizi. Karena lapangan pekerjaan sebagai ahli gizi yang menjadi program prioritas pemerintah. Selain itu, kami juga akan membuka Prodi Teknik Informatika, karena perkembangan AI (Artifisial Intelegent) sangat marak dan kekhawatiran ancaman yang bisa ditimbulkannya,” ucap Rosihan, Minggu (9/8/2026). Itu upaya STIKES Abdi Persada Banjarmasin dalam mengembangkan diri dan sekaligus menutup celah-celah yang belum dikerjakan oleh PTN.

Senada hal itu, juga dirasakan oleh Rektor Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK) Dr Yanuar Bachtiar SE MSi. Dia mengatakan, diperlukan regulasi dari pemerintah untuk pengaturan penerimaan mahasiswa baru. Upaya yang dilakukan pihaknya kata Yanuar, dengan cara melakukan kegiatan yang sedang trending saat ini, seperti melakukan siaran langsung melalui platform digital. Walaupun kegiatan ini juga dilakukan oleh PTS lainnya. Selain itu, tetap melalui usaha kerja sama dengan alumni, yang menjadi contoh bagi keluarga dan tetangga alumni untuk kuliah di IBITEK. Karena mereka melihat langsung sukses alumni IBITEK tersebut. Jalur lain, melalui Bea Siswa yang berikan kepada Mahasiswa.

Sementara itu, Dr Ir Murjani SP SIKom ST MS IPM selaku Wakil Retor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Humas Universitas Nahdlatul Ulama Kalsel (UNUKASE) menegaskan, pihaknya tetap berani bersaing dengan kualitas kampusnya dan melakukan penerimaan mahasiswa baru dengan tiga gelombang. Selain itu, untuk penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah juga membantu mendukung dalam kegiatan penerimaan mahasiswa baru dengan mendatangi sekolahnya.

“Penerima KIP Kuliah bersedia ikut promosi ke sekolah-sekolah asal dari penerima KIP Kuliah. Menceritakan tentang UNUKASE. Kami mewajibkan untuk penerima KIP Kuliah melakukan promosi tersebut,” jelas Murjani.

Dengan berbagai terobosan yang dilakukan pihak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam penerimaan mahasiswa baru, terlihat hingga saat ini kemampuan PTS-PTS tersebut dalam bertahan melakukan kegiatan pembelajaran mencerdaskan anak-anak bangsa.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.