Polres Batola Panen 2,35 Ton Jagung Pipil di Cerbon Dukung Swasembada Pangan 2026

oleh -49 Dilihat

Media Humas Polri//Barito Kuala

Polres Barito Kuala (Batola), Selasa 15 September 2026 melalui Polsek Cerbon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan dan swasembada pangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen jagung pipil di lahan masyarakat binaan Polri di Desa Simpang Nungki, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala.

Kegiatan panen yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendorong optimalisasi lahan produktif sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung ketersediaan pangan.

Panen dilakukan pada lahan seluas 0,5 hektare milik warga bernama Imam. Dari lahan tersebut diperoleh hasil sebanyak 2,35 ton jagung pipil, atau dengan produktivitas sekitar 4,7 ton jagung pipil per hektare.

Hasil tersebut menunjukkan potensi lahan pertanian masyarakat di wilayah Kecamatan Cerbon yang masih dapat terus dikembangkan melalui pembinaan, pendampingan, dan pengelolaan pertanian secara berkelanjutan.

Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati, S.H., M.H., bersama Wakapolres Batola Kompol Yuda Kumoro Pardede, S.H., M.H., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala Dr. H. Wahyu Wiguna, S.AP., M.S., Camat Cerbon Imberan, S.AP., Kapolsek Cerbon AKP H. Sukarjan, S.Pd., jajaran pejabat utama Polres Batola, Kepala Desa Simpang Nungki, penyuluh pertanian, serta para petani.

Hasil Panen Diserap BULOG

Salah satu hal penting dalam kegiatan tersebut adalah hasil panen jagung tidak hanya berhenti pada proses produksi, tetapi juga diarahkan untuk masuk ke jalur pemasaran resmi.

Jagung hasil panen tersebut dipasarkan kepada Perum BULOG Kanwil Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala.

Penyerapan hasil panen melalui jalur tersebut diharapkan memberikan kepastian pemasaran bagi petani sekaligus membantu menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan.

Kapolres Barito Kuala melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan.

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi salah satu kunci untuk memastikan program swasembada pangan dapat berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui peningkatan produksi, tetapi juga dengan memastikan hasil pertanian memiliki akses pasar yang jelas.

Dorong Pemanfaatan Lahan Produktif

Program panen jagung tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar semakin optimal dalam memanfaatkan lahan produktif.

Polri tidak hanya hadir dalam kegiatan panen, tetapi juga mendorong proses pembinaan dan pendampingan agar lahan masyarakat dapat terus menghasilkan serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga.

Dengan produktivitas jagung pipil yang mencapai sekitar 4,7 ton per hektare, lahan pertanian binaan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Ke depan, pembinaan diharapkan dapat diarahkan pada peningkatan produktivitas, perluasan pemanfaatan lahan, penerapan teknik budidaya yang tepat, serta penguatan akses pemasaran hasil pertanian.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas, baik terhadap peningkatan produksi pangan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Wujud Nyata Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan

Panen jagung di Desa Simpang Nungki menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan Polres Barito Kuala dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen, mulai dari petani sebagai pelaku utama produksi, pemerintah daerah dan penyuluh sebagai pendamping, hingga pihak yang berperan dalam penyerapan dan distribusi hasil pertanian.

Polres Barito Kuala berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Dinas Pertanian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, Perum BULOG, serta para petani guna mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah hukum Polres Batola.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan semakin banyak lahan masyarakat yang dapat dimanfaatkan secara produktif sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan dan mendukung terwujudnya swasembada pangan Tahun 2026.

Kegiatan panen berlangsung aman, tertib, dan kondusif serta berakhir sekitar pukul 10.00 WITA.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.