Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Bersama Habib dan Ulama di Langgar Miftahul Khair Banjarmasin

oleh -53 Dilihat

Media Humas Polri//Banjarmasin

Langgar Miftahul Khair yang berlokasi di Jl. Handil Negara Km 12,600, Kota Banjarmasin, dipadati ribuan jamaah pada Senin malam Selasa, 31 Agustus 2026. Masyarakat dari berbagai wilayah di Banjarmasin dan sekitarnya berkumpul untuk menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar dengan penuh khidmat dan suasana religius.

Acara yang dimulai selepas salat Isya ini menghadirkan para ulama dan habaib yang dikenal luas oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Di antaranya Habib Ibrahim Bin Muhammad Ba’Bud, Habib Zein Bin Ahmad Alhabsyie, Guru Nur Infansyah atau yang akrab disapa Guru Ganin, serta Guru Muhammad Ibnu Dahlan.

Sejak sore hari, warga sudah mulai berdatangan ke lokasi. Jalan Handil Negara terlihat ramai dipenuhi kendaraan jamaah. Panitia bersama masyarakat setempat menyiapkan tenda, konsumsi, dan tempat wudhu untuk memastikan kenyamanan para hadirin.

Acara diawali dengan pembacaan Maulid Al-Barzanji oleh majelis taklim setempat, diiringi shalawat yang menggema di seluruh area langgar. Jamaah tampak khusyuk melantunkan shalawat bersama, menciptakan suasana cinta kepada Rasulullah SAW.

Dalam tausiyahnya, Habib Ibrahim Bin Muhammad Ba’Bud menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid bukan hanya peringatan, tetapi momentum untuk menghidupkan sunnah beliau. Jadikan rumah kita, kantor kita, dan lingkungan kita seperti yang diajarkan Nabi: penuh kasih sayang, jujur, dan peduli sesama,” ujarnya.

Senada dengan itu, Habib Zein Bin Ahmad Alhabsyie menekankan tentang pentingnya mempererat ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, di tengah dinamika zaman, umat Islam harus semakin erat bersatu dan saling menguatkan.
“Dengan berkumpul seperti ini, kita menunjukkan bahwa umat Nabi Muhammad adalah umat yang bersaudara. Inilah kekuatan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Guru Nur Infansyah atau Guru Ganin dalam ceramahnya mengajak jamaah untuk meningkatkan ibadah dan akhlak, terutama kepada orang tua dan tetangga.
“Orang yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia. Mari kita jadikan peringatan Maulid ini sebagai titik balik untuk lebih baik lagi,” pesan Guru Ganin.

Guru Muhammad Ibnu Dahlan juga memberikan nasehat tentang pentingnya mendidik anak dengan nilai-nilai agama sejak dini agar menjadi generasi yang mencintai Nabi dan menjauhi perbuatan tercela.

Ketua panitia pelaksana menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan. Ia mengapresiasi dukungan masyarakat, donatur, dan aparat keamanan yang turut mengamankan jalannya acara sehingga berlangsung tertib dan aman.

“Alhamdulillah, jamaah yang hadir melampaui target. Ini bukti kecintaan masyarakat Banjarmasin kepada Nabi Muhammad SAW masih sangat besar. Semoga keberkahan Maulid ini membawa kedamaian untuk kita semua,” katanya.

Peringatan ditutup dengan doa bersama, pembagian makanan, dan ramah tamah. Warga tampak larut dalam kebersamaan, saling bersalaman dan berfoto bersama para habib dan guru.

Kegiatan seperti ini diharapkan terus menjadi agenda rutin untuk menjaga nilai-nilai keagamaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat cinta kepada Rasulullah SAW di tengah masyarakat Banjarmasin.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.