Siswa SMP Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai Desa Pamarangan Kanan

oleh -92 Dilihat

Media Humas Polri//Tabalong

Polres Tabalong – Seorang pelajar berusia 15 tahun, Rabani Akbar, warga Desa Mangkusip RT.01, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, ditemukan tenggelam di sungai yang berada di Desa Pamarangan Kanan RT.03, Kecamatan Tanta, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 12.45 WITA.

Peristiwa tersebut bermula saat korban bersama 11 orang temannya pulang sekolah sekitar pukul 12.20 WITA. Para pelajar tersebut kemudian berencana mandi dan berenang di sungai Desa Pamarangan Kanan.

Sebelum berangkat, korban sempat dilarang oleh rekannya yaitu para saksi , Fujianor dan beberapa teman lainnya, karena mengetahui korban tidak dapat berenang. Namun, larangan tersebut tidak dihiraukan oleh korban.

Setibanya di lokasi, salah seorang teman korban, M. Bayu Nugraga, terlebih dahulu terjun ke sungai untuk berenang. Tidak lama kemudian, korban Rabani Akbar ikut terjun ke sungai.

Beberapa rekan yang masih berada di pinggir sungai kemudian melihat korban mengangkat kedua tangannya sambil berteriak. Tidak lama berselang, posisi korban terlihat dalam keadaan kepala berada di bawah permukaan air dan punggung berada di atas permukaan air.

Melihat kejadian tersebut, Fujianor dan rekan-rekannya meminta pertolongan kepada warga sekitar. Salah seorang warga bernama Tapah yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian kemudian segera turun ke sungai untuk memberikan pertolongan kepada korban.

Setelah dilakukan upaya pertolongan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Polsek Tanta untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Polsek Tanta yang di pimpin Oleh Kapolsek IPDA Aris Sufariyadi, S .H., M.H ,yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian, mengamankan lokasi dan sekitar TKP, meminta keterangan sejumlah saksi.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menjelaskan, Korban diketahui merupakan siswa kelas II SMP Negeri 1 Tanta, Kabupaten Tabalong. Pihak keluarga korban telah mengetahui kejadian tersebut dan korban selanjutnya telah menjalani pemeriksaan luar oleh pihak Puskesmas Tanta.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menyatakan penolakan terhadap tindakan autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan penolakan autopsi.

Kepolisian mengimbau para orang tua dan masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, agar tidak melakukan aktivitas berenang di sungai tanpa pengawasan orang dewasa, terlebih bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan berenang, guna mencegah terjadinya kecelakaan dan korban jiwa.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.