Tim DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi Enam Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Pencarian Masih Terus Dilakukan

oleh -73 Dilihat

Media Humas Polri//Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Pusdokkes Polri kembali mengumumkan perkembangan terbaru penanganan korban kecelakaan laut kapal Virgo Transport 8. Hingga Selasa (15/9/2026), sebanyak enam jenazah korban meninggal dunia telah berhasil teridentifikasi.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Pihaknya bersama Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, BPBD, Kementerian Perhubungan, dan instansi terkait masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

“Kami dari Polda Kalsel mengucapkan belasungkawa atas terjadinya kecelakaan laut ini. Tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel saat konferensi pers di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Selasa (15/9/2026) malam.

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS., menerangkan, dari total enam korban yang teridentifikasi, satu jenazah atas nama Reynar Fausta Yosilianto (22) asal Malang, Jawa Timur, telah dipulangkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga pada Senin (14/9/2026). Sementara itu, lima jenazah lainnya yang teridentifikasi pada Selasa (15/9/2026) meliputi:

1. Nurul Rizal Hidayat (33) – Laki-laki, asal Pamekasan, Jawa Timur (Identik melalui sidik jari dan ciri medis).

2. Deni Rizal Saputra (29) – Laki-laki, asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Identik melalui sidik jari, ciri medis, dan properti).

3. Imam Suparno (66) – Laki-laki, asal Surabaya, Jawa Timur (Identik melalui sidik jari, ciri medis, dan properti).

4. Erik Maosul Latif (37) – Laki-laki, asal Garut, Jawa Barat (Identik melalui sidik jari dan ciri medis).

5. Risan Kurnia Putra (28) – Laki-laki, asal Garut, Jawa Barat (Identik melalui sidik jari dan ciri medis).

Sementara itu, Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol. dr. Wahyu Hidajati Dwi Palupi, M.A.R.S., Sp.F. menjelaskan bahwa proses identifikasi sejauh ini berjalan cepat karena kondisi jenazah yang relatif baik, sehingga pencocokan data sidik jari dengan sistem kependudukan dapat dilakukan dengan optimal. Namun, Tim DVI mengimbau keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke posko *Antemortem* (AM) terdekat, baik di Polda Kalsel, Polda Jatim, Polda Jabar, maupun rumah sakit Bhayangkara setempat guna pengumpulan data dan sampel DNA pembanding.

Di tempat yang sama, pihak Jasa Raharja menegaskan jaminan santunan bagi para korban. Korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta ditambah extra cover sebesar Rp20 juta (total Rp70 juta). Sedangkan untuk korban luka-luka, Jasa Raharja menanggung biaya perawatan medis maksimal Rp30 juta. Saat ini, sebanyak 21 korban luka telah ditangani di beberapa rumah sakit, seperti RSUD Ulin, RS TPT, dan RS AU, di mana sebagian di antaranya telah diperbolehkan pulang.

Pada kesempatan yang sama, pihak Kapal Virgo Transport 8 menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya akomodasi serta pemulangan jenazah hingga ke kampung halaman masing-masing.

Proses pencarian dan evakuasi oleh tim gabungan masih terus berlanjut di perairan terdampak. Masyarakat dan keluarga korban diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.