Tim DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi Satu Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8

oleh -94 Dilihat

Media Humas Polri//Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi satu korban meninggal dunia akibat tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 dengan koordinat 4°31’51.82″S 114° 2’6.88″E Heading 203.94°, jarak tempuh 80 NM dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin. Kepastian ini disampaikan dalam konferensi pers Polda Kalsel di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Senin (14/9/2026).

Konferensi pers tersebut dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Kabid Dokter Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS., Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., dan Karumkit Bhayangkara Banjarmasin AKBP dr. M. Ihsan Wahyudi, Sp.F., QHIA.

Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa tim DVI Polda Kalsel menerima kantong jenazah dari tim SAR gabungan (Basarnas, TNI AL, dan Polairud). Setelah dilakukan proses identifikasi secara mendalam menggunakan data medis dan sidik jari yang dicocokkan dengan data antemortem keluarga, tim berhasil mengungkap identitas korban.

“Jenazah dengan nomor registrasi 001 berhasil teridentifikasi sebagai Reynar Fausta Yosilianto, laki-laki usia 22 tahun, warga Dusun Claket, Kabupaten Malang,” jelas Kabid Kabid Dokes.

Dengan teridentifikasinya korban tersebut, total jenazah yang telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI hingga Senin (14/9/2026) berjumlah satu orang dari total kantong jenazah yang diterima.

Tim gabungan yang terdiri dari Polda Kalsel, Basarnas, Dinkes, Keselamatan Pelabuhan (KSOP), Jasa Raharja, dan instansi terkait terus bersiap di Posko Mortem dan Antemortem untuk menerima laporan serta data pendukung dari pihak keluarga.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau menjadi penumpang Kapal Virgo Transport 8 agar segera melapor ke posko DVI di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, maupun posko kepolisian terdekat dengan membawa Identitas seperti KTP/ KK ( Kartu keluarga ). Langkah ini diperlukan guna mempercepat proses identifikasi dan pemberkasan administrasi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Operasi pencarian dan evakuasi korban lainnya hingga kini masih terus dioptimalkan oleh tim SAR gabungan di titik lokasi kejadian.

(Irfani)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.