Kapolsek dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sungai di Sangatta Utara Perkuat Kepedulian Lingkungan ‎

oleh -12 Dilihat

Media Humas Polri//Sangatta

Kepolisian bersama masyarakat menggelar gerakan bersih-bersih sungai di kawasan Perumahan G House, Jalan Danau Limboto RT 36, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (9/10/2026) pagi.

‎Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri, masyarakat, dan unsur pemerintah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

‎Kapolres Kutim AKBP Aryansyah, melalui Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial melalui aksi nyata di lingkungan permukiman.

‎Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan bersih-bersih sungai menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, membangun kedekatan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.

‎“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi antara Polri, masyarakat, dan unsur pemerintah. Kebersamaan seperti ini penting untuk membangun kepedulian dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” demikian penekanan kegiatan yang dilaksanakan jajaran Polsek Sangatta Utara tersebut.Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat telegram Kapolda Kalimantan Timur Nomor ST/627/X/OPS.4.5./2026 tentang pelaksanaan gerakan bersih-bersih sungai Polisi bersama Masyarakat.

‎Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko, Kapolsubsektor Sangatta Selatan Ipda Tahan S, Babinsa Swarga Bara Serka Lukman, Ketua BPD Swarga Bara Dedi, serta staf Desa Swarga Bara, Neli.

‎Hadir pula Ketua LKK Kabupaten Kutai Timur Roni Efendi, Kepala Dusun III Desa Swarga Bara Toni, empat anggota LKK Kabupaten Kutai Timur, dan lima warga setempat.

‎Keterlibatan unsur kepolisian, TNI, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, dan warga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas unsur dalam kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

‎Gerakan bersih-bersih sungai tidak hanya menjadi kegiatan kerja bakti, tetapi juga ruang interaksi antara aparat dan masyarakat. Melalui kegiatan bersama, komunikasi dapat terbangun lebih terbuka sehingga hubungan kemitraan semakin kuat.

‎Di sisi lain, kebersihan sungai dan kawasan permukiman membutuhkan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kebersihan saluran air menjadi bagian penting dari upaya memelihara lingkungan.

‎Kegiatan di Desa Swarga Bara ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kebiasaan gotong royong dan kepedulian kolektif terhadap lingkungan tempat tinggal.

‎Kehadiran polisi bersama masyarakat juga menegaskan bahwa peran kepolisian tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi turut diwujudkan melalui kegiatan sosial yang memperkuat kemitraan dengan warga.

‎Dengan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat, gerakan bersih-bersih sungai diharapkan menjadi dorongan bagi warga untuk menjaga lingkungan secara konsisten, bukan hanya saat kegiatan berlangsung.

‎Sumber: Humas polres Kutim

‎( Aldi )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.