Polres Kutim dan PT WTC Salurkan 2,5 Ton Jagung ke Bulog Perkuat Ketahanan Pangan

oleh -117 Dilihat

Media Humas Polri//KUTAI TIMUR

Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur terus dilakukan melalui sinergi kepolisian dan sektor swasta. Sebanyak 2.582 kilogram atau sekitar 2,5 ton jagung pipil hasil pembinaan PT Wahana Tritunggal Cemerlang (WTC) bersama Polsek Sangkulirang dikirim ke gudang Bulog pada Senin (26/10/2026).

‎Pengiriman tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kutai Timur.

‎Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah melalui Kabag SDM Polres Kutai Timur AKP Slamet Riyadi menjelaskan, jagung pipil yang disetorkan ke Bulog merupakan hasil panen dari lahan pertanian seluas sekitar empat hektare. Lahan tersebut berada di belakang perumahan staf PT WTC, Desa Baay, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur.Menurut Slamet, pengiriman hasil panen ini menjadi salah satu bentuk dukungan kepolisian terhadap penguatan ketahanan pangan melalui kerja sama dengan perusahaan dan kelompok binaan.

‎“Pengiriman jagung pipil ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penguatan ketahanan pangan melalui kerja sama dengan perusahaan dan kelompok binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi petani serta mendukung ketersediaan pangan,” ujar Slamet.

‎Jagung yang dipanen merupakan varietas hibrida yang mulai ditanam pada 20 Juli 2026 dan dipanen pada 1 Oktober 2026. Berdasarkan hasil penimbangan, total jagung pipil yang dikirim memiliki berat bersih atau netto mencapai 2.582 kilogram.

‎Hasil panen tersebut selanjutnya dibeli oleh Bulog dengan mengikuti standar yang telah ditetapkan, yakni kadar air sebesar 14 persen dengan harga Rp6.400 per kilogram. Berdasarkan berat bersih tersebut, nilai pembelian jagung pipil mencapai Rp16.524.800.

‎Melalui kegiatan ini, Polres Kutai Timur berharap sinergi antara kepolisian, perusahaan, dan kelompok binaan dapat terus berjalan untuk mendorong produktivitas sektor pertanian. Kolaborasi lintas sektor tersebut juga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi petani sekaligus memperkuat ketersediaan pangan dan ketahanan pangan di daerah.

‎Sumber: Humas Polres Kutim

‎( David Eka S )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.