Perkuat Pengamanan Lapas Batam Tekankan Integritas dan Soliditas Petugas

oleh -24 Dilihat

Media Humas Polri//Batam

26 Agustus 2026 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam memperkuat koordinasi internal jajaran pengamanan melalui briefing yang diikuti seluruh petugas pengamanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi dan penguatan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, dalam arahannya menegaskan bahwa integritas dan profesionalisme harus menjadi dasar setiap petugas dalam menjalankan tugas.

“Tetap jaga integritas, bekerja dengan hati, dan jangan makan tulang kawan. Mari kita bangun kerja sama yang baik, saling membantu, dan saling menguatkan dalam melaksanakan tugas,” tegas Yosafat.

Penekanan tersebut menunjukkan bahwa pengamanan Lapas tidak hanya membutuhkan kesiapan teknis, tetapi juga kedisiplinan, tanggung jawab, serta soliditas antarpetugas.

Koordinasi yang lemah berpotensi memengaruhi efektivitas pelaksanaan tugas, sehingga komunikasi dan kerja sama menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi tetap aman dan terkendali.

Dalam briefing tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Batam, Ousza Jaensti, yang baru mengemban tugas, turut memberikan pengarahan perdana kepada jajaran pengamanan.

Ousza menyampaikan komitmennya untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kerja sama antarpetugas.

Ia mengajak seluruh jajaran menjalankan tugas secara profesional serta tidak mengabaikan aspek integritas dalam setiap pelaksanaan pengamanan.

Briefing berlangsung dalam suasana akrab namun tetap serius. Selain memperkuat hubungan kerja, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa tanggung jawab menjaga keamanan Lapas merupakan tugas bersama yang membutuhkan konsistensi, disiplin, dan pengawasan berkelanjutan.

Dengan penguatan internal tersebut, jajaran pengamanan Lapas Kelas IIA Batam diharapkan tidak hanya solid dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, tetapi juga mampu menjaga profesionalisme dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Penguatan integritas dan kekompakan menjadi modal penting. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana arahan tersebut dapat diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

(Ari yanto suwardi)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.