Di Duga Gunakan BBM Subsidi Jenis Solar Proyek senilai 40 M Inisial A Mengaku Faktur BBM Ada Padanya

oleh -67 Dilihat

Media Humas Polri//Lampung Utara

Beredarnya Pemberitaan di berbagai media terkait Proyek rehabilitasi saluran irigasi Way Rarem TA 2026 diduga tidak sesuai SOP dan Melangkahi aturan yang ada ,

Berdasarkan temuan dan hasil konfirmasi Tim Media ini bersama Tim PWRI di Lokasi Produksi Pricast FC 20 Pastrak di Desa Suka Maju Kecamatan Abung Semuli Kabupaten Lampung Utara .20/7/2026

Di terima oleh ,,DENDI ( K3 PT JAYA ETIKA DRTEKNIK ) ALI ( Humas ) saat di konfirmasi ALI mengatakan terkait Papan informasi kegiatan di lokasi Produksi Pricast tidak perlu dipasang ,terkait Kelengkapan yang harus di penuhi ,Di lokasi tersebut ALI dan DENDI ,,mengatakan kalo di lokasi tersebut tidak hanya PT JAYA ETIKA TEKNIK ( JET) namun Ada PT lain yang berperan dalam produksi Pricast ,,

Salah satunya PT GENERAL INTRACO MAKMUR (GIM ) Saat di konfirmasi Terkait Kelengkapan Yang harus ada di lokasi Produksi Pricast , Pihak PT GIM ,HERU ( bagian Quality Control ) .mengatakan Kepada tim Media ya sebenarnya harus di lengkapi ,dan terpasang di Lokasi Proyek ,,(Namun faktanya tidak ada )

Terkait BBM yang di gunakan untuk Operasional Alat Berat Jenis Excavator patut diduga kuat Bahwa Proyek Produksi Pricast dalam Program ,Rehabilitasi Saluran Irigasi Way Rarem ,TA 2026 ,Menggunakan BBM Bersubsidi jenis Solar .

Dengan Adanya dugaan Penggunaan BBM Subsidi jenis Solar pada pengerjaan proyek senilai 40 M. Lampung Utara , Oleh PT JET ,dan PT GIM ,Melalui Sambungan HP , milik ALI ( Bagian Humas ) Seorang pria dengan inisial A ,Alamat Lampung Timur , Mengaku sebagai Pengamanan External ,dan mengatakan kalo Faktur / surat surat BBM yang di Gunakan pada Proyek tersebut ada Pada Dirinya ,,

Untuk konfirmasi lebih lanjut ,A mengatakan Mau Bertemu dengan Tim Media dilain waktu ,

Namun hingga berita ini di terbitkan A Belum untuk datang dan bertemu dengan tim Media ,,

Sementara ALI ( bagian Humas ) Belum memberikan klarifikasi lebih lanjut saat di konfirmasi

Dengan prihal tersebut diatas kinerja dan Pengawasan dari pihak terkait ,patut di pertanyakan ,Yang berpotensi adanya praktik nakal oknum oknum Pekerja di dalam Proyek tersebut yang tentunya hasilnya tidak sesuai alias Ngawor dan dapat menimbulkan kerugian keuangan negara ..

#( Bersambung )

#(Khairul Anam)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.