JENDELA MASJID DIRUSAK! Kotak Amal Masjid At-Taqwa Dibobol Pengurus Masjid Lapor Polisi

oleh -43 Dilihat

Media Humas Polri//Lampung Timur

Ada yang janggal dari aksi pembobolan kotak amal Masjid At-Taqwa. Terjadi sekitar pukul 02.27 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap, seorang pria datang menggunakan sepeda motor yang diduga Yamaha Vega R. Tak sekadar mengambil uang, pria tersebut diduga lebih dulu merusak akses masuk masjid sebelum mengincar kotak amal.

Yang membuat kasus ini menarik perhatian bukan hanya uang amal yang hilang.

Gerak-gerik orang tersebut terekam kamera CCTV.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 9 September 2026, di Masjid At-Taqwa, Dusun Subing Jaya, Desa Raja Basa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur.

Dari rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengenakan kaos lengan panjang datang menggunakan sepeda motor. Ia kemudian masuk ke area masjid dan merusak bagian jendela untuk mendapatkan akses ke dalam masjid.

Setelah berhasil masuk, pria tersebut diduga langsung menuju kotak amal.

Kotak amal kemudian dibongkar secara paksa menggunakan alat tertentu. Bagian pengaman kotak mengalami kerusakan, sementara uang yang berada di dalamnya diduga berhasil diambil.

Bukan Sekadar Kebetulan?

Ada satu hal yang menjadi perhatian.

Gerakan pria dalam rekaman CCTV terlihat cepat dan terarah. Ia diduga tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan sasaran dan melakukan pembongkaran.

Pelaku di duga spesialis yang sudah profesional dalam melakukan pencurian kotak amal masjid.

Sebab, jika melihat pengakuan pengurus masjid, pembobolan kotak amal di Masjid At-Taqwa bukanlah kejadian pertama.

Pengurus Masjid At-Taqwa, Agus, membenarkan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan kepada Polsek Labuhan Ratu.

Menurut Agus, aksi pencurian kotak amal di masjid tersebut sudah berulang kali terjadi.

“Pencurian kotak amal di masjid kami sudah kami laporkan ke Polsek Labuhan Ratu. Karena Kejadian ini bukan kali pertama, sudah berulang kali terjadi,” ujar Agus.

Agus menduga posisi masjid yang berada di pinggir jalan turut memudahkan pelaku melakukan aksinya.

“Kotak amal Masjid At-Taqwa ini berulang kali dibobol maling. Mungkin karena keberadaannya di pinggir lintas, sehingga memudahkan pelaku melakukan aksinya,” katanya.

Dengan adanya rekaman CCTV, kasus ini setidaknya memiliki petunjuk awal yang dapat membantu aparat melakukan penyelidikan.

Kendaraan yang digunakan, ciri-ciri pakaian, waktu kedatangan, jalur masuk, hingga pola gerakan orang yang terekam kamera dapat menjadi bahan pendalaman.

Pengurus masjid berharap polisi tidak hanya mengungkap pencurian yang terjadi kali ini, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya rangkaian kejadian serupa di wilayah hukum Polsek Labuhan Ratu maupun daerah sekitarnya.

Masyarakat pun berharap kawasan rumah ibadah mendapat perhatian lebih, terutama terhadap aksi pencurian yang dilakukan pada jam-jam rawan.

Sebab, yang dibobol bukan sekadar sebuah kotak.

Di dalamnya terdapat amanah jamaah.

Dan ketika kotak amal rumah ibadah berulang kali menjadi sasaran, pertanyaannya bukan lagi sekadar “berapa uang yang hilang?”

Melainkan:

“Siapa yang berani menjadikan rumah ibadah sebagai sasaran, dan sudah berapa banyak lokasi lain yang mungkin menjadi target?”

Kini, jawaban atas pertanyaan tersebut berada di tangan aparat penegak hukum.

(Tim)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.