Media humas polri //PESAWARAN
Isu proyek drainase di Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, yang belakangan ini viral dan memicu keraguan masyarakat terkait kualitas pengerjaannya, kini mulai mendapat sorotan luas. Pekerjaan yang diduga memiliki pondasi yang tidak tertanam alias “menggantung” menjadi titik perhatian utama warga.
Menanggapi hal tersebut, Arifin Effendi, Ketua FAJU Nusantara Kabupaten Pesawaran, memberikan tanggapannya.
“Kami meminta pihak Dinas terkait segera menurunkan tim investigasi ke lokasi untuk memeriksa secara menyeluruh apakah pengerjaan drainase tersebut sudah benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atau penyimpangan, harus ada tindakan tegas.”
Arifin juga menegaskan bahwa anggaran yang bersumber dari uang rakyat harus dipertanggungjawabkan dengan hasil yang berkualitas dan transparan
“Kualitas pekerjaan tidak boleh diragukan. Pondasi yang seharusnya tertanam kuat justru terlihat menggantung, ini yang membuat masyarakat khawatir. Jangan sampai proyek yang menelan anggaran besar justru membahayakan warga dan terbuang sia-sia.”
Sementara itu, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak dinas terkait. Masyarakat berharap instansi berwenang segera memberikan penjelasan terbuka sekaligus melakukan pemeriksaan teknis di lapangan. Jika terbukti tidak sesuai spesifikasi, pekerjaan seharusnya diperbaiki atau dibongkar ulang sesuai prosedur yang berlaku.
(Arifin)









