Ops Patuh Krakatau 2026 Dimulai Polres Lamtim Laksanakan Gelar Pasukan ‎

oleh -218 Dilihat

‎Media Humas Polri//Lampung Timur

Operasi Patuh 2026 resmi dimulai diseluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia.

‎Menandai hal tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Krakatau 2026 di Lapangan Satya Haprabu, Mapolres Lampung Timur, Senin (26/10/2026) pagi.

‎Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.

‎Kapolres Lampung Timur AKBP Yuliansyah memimpin melalui Wakapolres Lampung Timur Kompol R. Manggala Agung memimoin kegiatan tersebut selaku inspektur upacara

‎Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Sukadana, Jasa Raharja, pejabat utama Polres Lampung Timur, serta para Kapolsek jajaran.

‎Dalam amanat Kapolda Lampung yang dibacakannya, Wakapolres menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum operasi dilaksanakan.

‎Dia menyampaikan, Operasi Patuh Krakatau 2026 merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas.

‎”Operasi Patuh Krakatau 2026 ini mengedepankan upaya edukasi, pencegahan, serta pendekatan yang humanis kepada masyarakat. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan,” ucapnya.

‎Dia menjelaskan, berdasarkan hasil analisis dan evaluasi Kamseltibcarlantas periode Januari hingga September 2026, tercatat sebanyak 3.256 kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Lampung.

‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 464 orang meninggal dunia, 1.845 orang mengalami luka berat, dan 2.699 orang mengalami luka ringan. Sementara itu, kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas mencapai Rp9.817.000.259.

‎”Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa kecelakaan paling banyak terjadi di jalan arteri, khususnya jalan nasional. Waktu rawan kecelakaan tercatat pada pukul 15.00 hingga 18.00 WIB, sedangkan kelompok usia 15–19 tahun menjadi kelompok korban kecelakaan terbanyak,” lanjutnya.

‎Selain kecelakaan, hasil evaluasi juga mencatat sebanyak 2.733 pelanggaran lalu lintas yang didominasi kendaraan roda dua. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama untuk terus meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan keselamatan berkendara melalui upaya yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan.

‎Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2026, Polda Lampung bersama jajaran melibatkan sebanyak 707 personel. Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis.

‎Upaya tersebut didukung penegakan hukum menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) serta pemberian teguran kepada pelanggar sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Pihaknya menegaskan, keberhasilan operasi tidak semata-mata diukur dari jumlah penindakan, tetapi juga dari meningkatnya kepatuhan masyarakat, menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan, serta terbentuknya budaya tertib berlalu lintas.

‎“Keberhasilan Operasi Patuh Krakatau 2026 tidak semata-mata diukur dari jumlah penindakan yang dilakukan, tetapi juga dari meningkatnya kepatuhan masyarakat, turunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta terbentuknya budaya tertib berlalu lintas,” ujar Manggala.

‎Dalam amanat tersebut, seluruh personel yang terlibat juga diminta menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab sesuai prosedur. Personel diingatkan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan, memahami sasaran operasi, serta menghindari penyalahgunaan wewenang dan tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

‎Selain itu, personel diminta menerapkan buddy system, yakni saling mengawasi, mengingatkan, dan melindungi selama pelaksanaan tugas.‎

‎”Laksanakan operasi ini dengan penuh dedikasi, integritas, disiplin, dan tanggung jawab. Kedepankan sikap yang humanis dan profesional, serta jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Wakapolres.

‎Melalui Operasi Patuh Krakatau 2026, Polres Lampung Timur berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat. Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.

‎Operasi ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.” Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Lampung Timur.

(Sarifudin MB)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.