RSUD KH Ahmad Hanafiah Jalani Survei Akreditasi LAM-KPRS Targetkan Predikat Paripurna

oleh -21 Dilihat

Media Humas Polri//Lampung

Lampung Timur, 28 Juli 2026 – RSUD KH Ahmad Hanafiah Kabupaten Lampung Timur melaksanakan survei akreditasi rumah sakit oleh Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS) sebagai langkah menuju pencapaian predikat Akreditasi Paripurna.

Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD KH Ahmad Hanafiah, Selasa (28/7/2026), menjadi momentum penting bagi rumah sakit dalam memperkuat peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang berkelanjutan serta berorientasi pada keselamatan pasien.

Survei akreditasi tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar proses penilaian, melainkan bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Bupati berpesan kepada seluruh jajaran RSUD KH Ahmad Hanafiah agar menjadikan proses akreditasi sebagai momentum memperkuat budaya mutu dan kebersamaan.

“Saya titip pesan kepada seluruh jajaran RSUD KH Ahmad Hanafiah. Tunjukkan kekompakan, tunjukkan budaya mutu. Dari ruang direktur, ruang rawat, IGD, kamar operasi, laboratorium, farmasi, gizi, sampai dapur dan kebersihan. Semua adalah bagian penting dari akreditasi ini,” ujar Ela Siti Nuryamah.

Ia juga mengajak seluruh tenaga kesehatan menjadikan pelaksanaan akreditasi sebagai langkah awal untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Lampung Timur.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal baru untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik di Bumi Tuwah Bepadan, Kabupaten Lampung Timur,” tambahnya.

Direktur RSUD KH Ahmad Hanafiah menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan secara menyeluruh. Upaya tersebut meliputi penguatan mutu pelayanan, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), pemenuhan standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), penguatan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), hingga penerapan digitalisasi rekam medis.

Menurutnya, seluruh langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang aman, bermutu, efektif, dan berkeadilan.

Meski demikian, pihak rumah sakit menyadari masih terdapat sejumlah aspek yang perlu disempurnakan. Karena itu, RSUD KH Ahmad Hanafiah berharap tim surveior LAM-KPRS dapat memberikan pembinaan, arahan, dan masukan konstruktif sebagai bahan evaluasi peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami mohon kepada Tim Surveyor LAM-KPRS untuk memberikan arahan, bimbingan, dan masukan yang membangun. Kami berharap setiap temuan dapat menjadi jalan bagi RSUD KH Ahmad Hanafiah untuk terus berkembang dan meraih predikat Rumah Sakit Terakreditasi Paripurna,” ungkapnya.

Survei akreditasi dipimpin oleh dua surveior LAM-KPRS, yakni Benedikta Betty Bawaningtyas atau yang akrab disapa Tata, serta drg. Sri Kuswahyuni. Selama proses survei, keduanya melakukan penilaian terhadap implementasi standar pelayanan, keselamatan pasien, tata kelola rumah sakit, serta berbagai aspek pendukung lainnya.

Mengusung tema “Menuju Akreditasi Paripurna, Wujudkan Pelayanan yang Berkelanjutan dan Berorientasi pada Keselamatan Pasien,” kegiatan survei ini diharapkan menjadi dorongan bagi RSUD KH Ahmad Hanafiah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sesuai standar nasional.

Turut hadir mendampingi Bupati Lampung Timur, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Direktur RSUD KH Ahmad Hanafiah beserta jajaran dan keluarga besar rumah sakit, serta Kepala Puskesmas Sukadana.

Melalui pelaksanaan survei akreditasi ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap RSUD KH Ahmad Hanafiah mampu meraih predikat Akreditasi Paripurna sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang profesional, aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien.(ATS)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.